Fanisa's posts with tag: foods and drinks
What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.

|  | Text diambil dari Wikipedia:
MaDonal is a restaurant located in the town of Sulaymaniyah, Iraq. It purposely resembles McDonald's, both in appearance and menu, for instance, MaDonal's menu includes "Big Macks." It is one of two McDonalds-like restaurants in the town; the other one, Matbax, claims that MaDonal is "cheap quality". The quality of the food has been criticized by some bloggers as well.
The owner, Suleiman Qassab, was a fighter in the Kurdish resistance during the 1970s. He became a refugee in Vienna, Austria, where he got a job as a cook at McDonald's. In the 1990s, he applied for permits to create a McDonald's in Iraq, but the McDonald’s Corporation turned him down. In response, he established MaDonal Restaurant, which became a successful business. Since establishing MaDonal, Qassab has offered free food to U.S. forces, been threatened by suicide bombers, and has become a "Kurdish celebrity." Qassab hopes to one day turn MaDonal into an actual McDonald's restaurant.
MaDonal is popular with Sulaymaniyah's youth, and the upper middle class. It is open even during Ramadan.
Sociologist George Ritzer sees MaDonal as part of a trend of other countries developing their own regional variations of McDonald’s. Journalist Christopher Hitchens said it was "reassuring" to see signs of progress like MaDonal "in an atmosphere that only a few years ago was heavy with miasmic decay and the reek of poison gas."
Qassab is just one of many who have requested permission to open up a McDonald’s in Iraq. Should this happen, there has been speculation by some about whether McDonald's will eventually take legal action against MaDonal. However, MaDonal appears safe for now, as one journalist notes: "The flow of applications to open an Iraqi McDonald's stopped as quickly as it started, and the corporate lawyers never came to Sulaymaniyah." |
Link: http://www.resepsedap.com/Website ini menyediakan resepi baik Indonesia maupun Mancanegara yang bisa dicoba di rumah, menu resep yang disajikan pun bervariasi dari resep rumah Indonesia maupun mancanegara, resep untuk bekal maupun alteratif jajanan anak-anak, dan resep hari raya maupun kue.
Di sini selain mencari resep kita juga bisa ikut mengkontribusikan resep favorit kita yang belum pernah dipublikasikan sebelumnya.
Buat yang kangen sama jajanan jaman sekolah dulu ini ada resep cimol yang didapat dari internet, bisa digunakan sebagai alternatif yang lebih sehat untuk anak atau adik maupun keponakan yang sering jajan di luar rumah. Resep sudah diuji coba di dapur redaksi FANISA dan berhasil luar biasa...mudah-mudahan bermanfaat.
 225 gr tepung sagu
1 btr telur
1 btg daun bawang, iris halus
1/4 sdt lada
1 sdt garam
100 ml air
Minyak goreng
Saus:
2 sdm saus tomat
1 sdm saus cabai
150 ml air
1 sdt tepung maizena, larutkan
1/4 sdt garam
1 sdt gula pasir
Campur tepung sagu, telur, lada dan garam hingga rata, tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk, masukkan daun bawang, ratakan.
Panaskan minyak, ambil sedikit adonan pulung bentuk bulat, goreng hingga matang, angkat, tiriskan.
Buat saus: masak saus tomat, saus cabai, air, garam dan gula pasir hingga mendidih, masukkan larutan maizena, aduk sebentar, angkat.
Sajikan cimol dengan sausnya.
Untuk 6 orang
(Resep diambil dari ResepSedap)
Setelah sekian lama hibernasi dari dunia maya yang juga disebabkan oleh pemadaman listrik giliran akhirnya MP tercinta ini bisa dibuka kembali juga, belum ada bahan pembicaraan yang baru mungkin hal kecil yang satu ini bisa menjadi bahan tulisan yang bermanfaat bagi kita semua.
Adakah yang mengalami masalah dengan berat badan? Seperti saya misalnya, saya nyaris mengalami obesitas berdasarkan timbangan yang berdasar kamus BMI ( Body Mass Index). Dalam BMI kategori berat badan berdasarkan dari berat badan yang kurang, cukup, terlalu berat dan obesitas, dan timbangan saya saat ini adalah terlalu berat. Mungkin bagi anda di luar sana terserah mau bermukim di mana merasa kalau menurunkan berat badan itu amatlah susah rupanya tidak juga buat saya...tahukah anda selama sebulan ini beratku turun dari 72kg menjadi 63kg? Lumayan bukan?
Tidak ada salahnya kita menjaga tubuh agar tetap sehat, karena kesehatan merupakan aset terpenting yang dimiliki uman manusia. Berat jadi turun dalam sebulan ini karena ikut fitnes di fitness center dan diawasi oleh personal trainer, tapi percuma rasanya kalau dengan personal trainer dari kita sendiri tidak ada motivasi dan niat yang tulus untuk sehat. Sebenarnya saya sendiri memerhatikan kesehatan karena belakangan disuruh kontrol kesehatan baik dari tensi, gula darah dan jantung sebelum berangkat ke Amerika September nanti, karena biaya urusan kesehatan di Amerika mahal sekali!
Menurut teman saya yang beratnya lebih cepat menyusut daripada saya (dan tanpa jasa fitnes center) tiap bulannya kunci dari keberhasilan sehat itu sendiri dalam menurunkan berat badan adalah makan yang teratur (dan diatur seperti mengganti camilan dengan buah dan kacang-kacangan berprotein tinggi), olah raga yang teratur 3-4 kali seminggu dan komitmen yang tinggi. Tanpa tiga yang disebutkan tadi hasilnya sia-sia. Kalau saya berat turun mengikuti langkah teman tadi dengan mengurangi jumlah asupan karbohidrat tubuh, jika perlu ganti dengan beras merah atau jagung atau jika lebih iperlukan ganti sebagian besar asupan karbohidrat dengan protein (kedelai seperti tahu-tempe, atau daging), namun juga melakukan kardio (bisa lari pagi di luar rumah, atau dengan mesin kardio) sambil membuang 1000 kalori setiap harinya plus jangan lupa asupan vitamin agar tidak lemas serta perbanyaklah minum air putih karena mineralnya bagus untuk mengganti cairan tubuh kita.
Setelah berat turun hasilnya tidur yang dulunya jam 2 pagi menjadi kurang lebih jam 10-12 malam (dan ditambah tidur siang dengan total 9 jam sehari), makan lebih dijaga dan asma yang biasanya datang tiap tengah malam berkurang, serta tensi darah yang lebih terjaga...
Dan siapa bilang kalau makanan diet itu selalu nggak enak? Kalau mau ni saya kasih resepnya...contoh:
Pagi Satu/dua buah pisang Satu apel Segelas susu non-fat Teh/kopi (kalau bisa rendah gula) Satu slice roti gandum *optional, mengganti pisang*
Siang Beras merah/Jagung kukus/kentang kukus Sayuran kukus tanpa bumbu, bisa juga lalapan Daging (sapi, ayam atau ikan) tanpa minyak/lemak Banyak air putih
Camilan Sore Kacang-kacangan segenggam tangan, boleh kacang tanah atau almond kecuali mede*optional* Buah-buahan asam seperti strawberry, kiwi, dll *optional* Buah-buahan berserat*Optional* Yoghurt low-fat, dianjurkan yang tidak terlalu manis seperti Activia
Malam *Tanpa karbohidrat* Perbanyak protein sebagai pengganti karbohidrat Sayur & buah-buahan
Nah silahkan coba, tapi jangan lupa olahraganya yang teratur...tanpa fitnes centerpun pasti bisa!!! Selamat mencoba!!
Ingatkah dulu jaman sekolah kita suka membeli jajanan-jajanan yang dijual di luar sekolah? Yang rasanya enak meskipun kita kadang nggak tau dibuat dari apa...dan dampaknya bagi kesehatan kita, tetep meskipun dah dikasih tau kekeuh masih beli aja. Nah ada yang inget nggak sama jajanan macam cimol, mie spaghetti mentah yang pedes, gulali, burger dwima, gorengan dan ditemani teh botol atau es cendol maupun cincau yang seger banget.
Mengapa gw membahas ini? meskipun masih duduk di bangku SMA tetep aja rasa 'kangen' itu kerap kali muncul tiap liat gerobak atau mas-mas yang jualan pake gendongan nangkring di pinggir jalan...gw sudah total berhenti makan gituan sejak kelas 2 SMP...abis mau gimana lagi? di SGJ alias Sekolah Global Jaya nggak ada yang jualan jajanan gitu, apalagi gelar dagangan di depan sekolah...diusir dah!
CIMOL, makanan ini dibuat dari tepung kanji yang dibentuk bulat-bulat. Cara bikinnya adonan tepung kanji dicampur telur dan sedikit air serta garam, adonan tidak boleh padat seperti adonan roti dan harus cair, lalu digoreng di minyak panas. Selesai digoreng cimol dihidangkan dengan campuran bumbu macam garam dan cabe bubuk, rasanya enak banget dan gurih, apalagi kalau dihidangkan masih panas baru diangkat dari penggorengan...soalnya pernah gw beli cimol dingin nggak enak. Di Bangdung cimol banyak dijual di pinggir jalan dengan gerobak, cita rasa versi Bandung pun lebih bervariasi...ada rasa BBQ, ayam panggang, sapi, dll. Perasanya biasanya dari bumbu perasa kentang. Harganya pun murah meriah, seplastik bisa cuma Rp. 1000,-! Kalo dulu mah masih 500 perak...
SPAGHETTI MENTAH PEDES, gw nulisnya gini soalnya nggak tau namanya apaan...ada yang nyebut mie lidi lah, spaghetti, dll. Bentuknya kayak lidi (atau spaghetti mentah) yang digoreng. Rasanya ada yang cuma asin garam doang dan ada rasa asin pedes yang pedesnya dari cabe bubuk, dan banyak vetsinnya! Makanya kebanyakan makan mie lidi bisa jadi bego!!!  Gara-gara banyak vetsin!!! Harga mie lidi biasanya sekitar 500 perak sebungkusnya...
 GULALI, siapa sih yang nggak kangen sama permen gulali ini??? Meskipun di supermarket ada lollipop Chuppa-Chups yang bahannya lebih jelas dan ada izin B-POM yang menjamin kesehatan tapi tetep kayaknya dulu waktu SD ini jadi makanan wajib sepulang sekolah. Bentuknya yang menarik selalu digemari sama anak kecil, kalo dulu gw suka minta ke mas penjualnya bentuk keranjang, kubah masjid, bunga atau baling-baling. Setau gw dulu harganya paling murah 1500 dan paling mahal 3000 kalau makin besar dan bentuknya aneh-aneh. Bahan dari gulali ini selain gula murni sedikit ditambah sirup glukosa dan pewarna makanan berwarna merah dan hijau...dan pewarnanya mungkin sedikit tanda tanya apakah itu pewarnya makanan asli atau pewarna pakaian wantex... Sekarang harga gulali uda naik jadi 4000-8000an...ada juga gulali lapis yang dilapisi kerupuk, pastinya semua inget dong!!!
 DWIMA BURGER, nggak tau asal muasal nama ini dari mana...mungkin karena dulu di jual di pasar swalayan Dwima di daerah pertokoan Plaza Pondok Indah (lokasinya di seberang RSPI, Rumah Sakit Pondok Indah). Sekarang Dwima udah bangkrut, tapi nama Dwima burger terus membahana di setiap pelosok Jakarta...bahkan penjual burger dengan gerobak menuliskan 'Burger Dwima' di gerobak dagangannya...buat yang inget lokasi bekas Dwima sekarang udah jadi restoran McDonald's dan Tamani Cafe. Bahan burgernya pun sederhana...bisa dibeli di supermarket seperti roti burger, daging burger merek Farmhouse, keju, mentega, sayur (tomat, timun dan selada), serta saus simpel yang hanya terdiri dari saus tomat, sambal dan mayones. Sekarang burger Dwima udah berevolusi dari burger sederhan menjadi burger dengan saus BBQ, daging dobel bahkan munculnya brand resto burger murah lainnya seperti Blenger Burger (Yang logonya mirip Burger King), Klenger Burger, Aussy Burger dan Chubby Burger...tapi burger generasi 2000 ini nggak seenak burger Dwima yang sederhana karena menurut gw mayonesnya terlalu banyak plus dagingnya yang kurang meyakinkan...soalnya dagingnya campuran olahan jeroan sapi...Harganya dulu masih 5000 paling mahal, itu dulu! Sekarang nggak tau berapa...
 GORENGAN, yang ini emang sama kayak yang lain...nggak ada matinya! Meskipun minyak gorengnya minyak bekas   , tapi pisang goreng, singkong, ubi dan tiga favorit gue yaitu tempe, tahu dan bakwan goreng emang nggak bisa disingkirkan!!! Sayangnya di Jakarta udah makin susah aja nemu tukang gorengan...ada sih tapi nggak segila dulu karena harga minyak tanah yang melambung semakin tinggi plus minyak goreng yang katanya seplastik kecil udah 10.000...kasihan para penjual gorengan itu... Buat tempe goreng, di daerah rumah gw di Jl. Intan Cilandak ada jualan tempe goreng yang enak banget! Tempenya tipis kering kayak kerupuk tempe tapi nggak terlalu berminyak, satunya 500 perak...cuma rasanya itu lho!!! Uenak!!! Dan di mas penjualnya buka jam 12an siang-siang tapi jam 4 sore udah abis!!! Gila deh pokoknya!!!
 TEH BOTOL, minuman wajib dan kebanggaan Indonesia! Siapa sih yang nggak suka sama teh botol? Minuman yang cocok menemani kita di setiap suasana...mau jajan, makan siang, makan biasa, haus di pinggir jalan, acara resmi maupun keluarga serta kumpul bareng temen dan makan di restoran rata-rata menyediakan minuman yang satu ini, kecuali di resto bintang lima yang ada di hotel-hotel...kita harus memesan Iced Tea khusus yang harganya bisa 5-10 kali lipat! Tapi hati-hatilah! Karena di warung sekarang banyak teh botol palsu, rasanya nggak sekuat yang asli dan manisnya nggak semanis teh botol asli, biasanya yang palsu yang botolan. Teh ini terkenal dengan sajiannya yang disajikan di botol beling, sekarang selain berevolusi dengan Tetra Pak atau kardus juga ada yang kemasan botol plastik. Sekarang saingan minuman yang satu ini adalah Frestea dan Tekita...Frestea aroma melatinya jauh lebih kuat ketimbang teh botol, serta munculnya minuman teh kemasan siap minum lainnya dengan variasi lain seperti Fruit Tea dan banyaknya merek-merek green tea seperti Pokka Green Tea buatan Singapura serta produk teh hijau lokal buatan Sosro dan Nu Green Tea.
ES CENDOL DAN CINCAU, nggak usah diterangkan lagi...jadi malu kalo inget sama yang  satu ini...soalnya langsung disabet pastinya!!!
Note: Kok foto cimol sama mie lidi susah dicari ya.... 
Di Youtube gw menemukan sebuah video yang membuktikan mengapa kaum muslim dilarang makan babi, seperti yang kita ketahui kita sebagai kaum muslim dilarang untuk makan babi karena diharamkan oleh Allah.
Di video ini seseorang melakukan sebuah eksperimen dengan daging babi yang dicampur dengan minuman Cola (terserah kalau mau coba di rumah, bisa Pepsi, Coca-cola atau Diet Coke). Saat kedua bahan dicampur tahukah apa yang terjadi? Dari permukaan daging babi tersebut muncul banyak cacing yang bisa jadi semacam cacing pita yang memang benar terkandung dalam daging babi.
Dan video ini bukan cuma satu, silahkan coba search di Youtube dengan keyword 'pork cola' pastinya akan muncul banyak video serupa dengan eksperimen yang lebih berbeda...masih belum percaya? Silahkan coba sendiri di rumah. Import.flv (1.7 MB)
 Kemarin pas belanja di Hero gw dibuat penasaran sama yang namanya 'daging' khusus untuk vegetarian alias orang-orang yang hanya memakan sayur, buah, biji-bijian dan produk tumbuhan lainnya dan tidak memakan daging. Kok ada ya yang namanya 'daging' vegetarian? Setahu gw vegetarian apalagi khususnya vegan nggak makan daging sama sekali, kecuali kalangan tertentu yang masih makan ikan karena menurut wikipedia gaya hidup vegetarian itu mengeliminasi segala produk hewani termasuk daging baik meat, poultry dan fish bahkan eggs alias telur serta madu dan susu sapi...
Karena saking penasarannya sama itu daging yang berlabel Vegetarian 'BEEF' Burger akhirnya beli juga tuh, slice dagingnya lumayan tebal dan isinya ada enam slice, harganya karena produk import lebih mahal diatas daging burger biasa yang harganya bisa 25 ribu dapet 10-12 slice...ini cuma bisa bikin enam porsi. Kalau dilihat dari komposisi bahannya daging ini nggak beda jauh dari beef burger biasa yang siap saji karena standard bikin sosis atau daging burger produk olahan macam Farmhouse, Bernardi atau Vigo yang biasa kita beli komposisi utamanya juga protein kedelai selain campuran daging, bedanya daging vegetarian ini tanpa campuran daging sama sekali dan hanya ditambah perasa sintetik dan pas dicoba lebih rasa asin doang.
Akhirnya di rumah coba nih masak dagingnya, dibandingkan dengan daging burger biasa daging ini masaknya 2 menit lebih cepat matang dari standard karena bahan dasarnya bukan 100% daging. Karena roti buat burger kebetulan nggak ada jadinya makan deh itu daging pake nasi dan rasanya...mirip daging burger yang biasa kita beli, rasanya yang ini jauh lebih enak malah, karena nggak terlalu bercampur sama bahan yang lain plus perasa yang natural (tanpa penyedap, kata petunjuknya) rasa sayur dari burger vegetarian ini bener-bener dominan dan nggak terlalu asin atau gurih seperti daging burger yang biasanya kita beli.
Rupanya selain untuk vegetarian daging ini juga bisa dimakan oleh kita-kita yang bukan vegetarian sama sekali sebagai option yang lebih sehat karena bahan dasar kedelai yang proteinnya tinggi plus vitamin sayur dan rendah lemak (gw menulis rendah lemak dengan artian minyak buat gorengnya juga yang lebih sehat, minyak sayur atau minyak zaitun misalnya, bukan mentega atau margarin)...karena kandungannya yang menyehatkan daging ini cocok banget buat dijadiin bekal ngantor atau sekolah karena jauh lebih sehat ketimbang jajanan yang belakangan mulai nggak jelas bahannya (masih ingat dengan bakso tikus yang dibahas di Reportase?).
Dan selain daging burger ini, jenis vegetarian mock meats juga variatif dan banyak macamnya...cumi palsu, tuna palsu, ayam-ayaman, bakso dan daging steak...berdasarkan majalah Femina edisi 8-14 Mei 2008. Kalo kata temen gw yang telah menginjak tahun ke-2 sebagai vegan (tipe vegetarian yang totally nggak makan daging, telur, susu dan madu) di tahun-tahun awal sebagai vegetarian dia mengobati rasa kangen makan daging dengan makan daging-daging palsu ini, dia beli daging-dagingan ini di toko Ming di Pasar Modern BSD Tangerang yang men-supply bahan makanan vegetarian. Rupanya jadi vegetarian itu nggak sebegitunya menderita dengan kehadiran 'daging-dagingan' ini ya...karena serat dan rasa dagingnya pun sama persis kayak daging asli, cumi-nya aja sama kenyalnya kayak cumi beneran...apalagi bahannya yang jauh lebih sehat karena berbahan dasar jamur dan kedelai yang proteinnya tinggi...
 Tahukah kalian makanan apa ini? Kalian tentunya tahu apa makanan ini. Ini namanya TAHU, dan kalian sudah pasti tahu dari bentuknya. Tapi tahu apakah ini? Ini namanya 'Tahu Gejrot', makanan khas Cirebon yang dihidangkan dengan siraman kuah atau saus campuran bawang merah, bawang putih, cuka, rawit, air asam dan gula merah sebagai pemanis.
Awalnya gw coba makanan ini waktu field trip bareng sekolah ke Cirebon, suatu hari setelah makan siang yang disediakan oleh travel (empal gentong, makanan favorit gw juga). Karena field trip ini banyak murid yang ikut otomatis warga sekitar dan para pedagang datang bergerombol mencari rejeki dari anak-anak sekolah ini. Ada tukang es cendol dawet, tukang teh botol warung gerobak, tukang cemilan kerupuk dan satu tukang jualan gendong yang menarik perhatian gw karena banyak temen-temen gw yang beli, yaitu tukang tahu gejrot.
Meskipun nyokap asli Jawa Barat, gw cuma tahu makanan Sunda kayak yang di resto Dapur Sunda itu, yang sebenernya juga makanan gw sehari-hari macam tahu, tempe, ayam dan ikan goreng dan lalapan beserta sambal terasi-nya itu (pete-jengkol nggak termasuk ya, maaf itu bukan favorit gw) tapi yang satu ini tahunya kok lain ya...sebenernya tahu gejrot lebih pantes sebagai camilan jajanan pasar yang cocok dimakan selingan, tapi gw makan sampai tiga porsi!
Pas pertama kali nyoba karena penasaran dan penggemar makanan pedes ambillah satu dengan 3-4 rawit, dan ternyata enak. Porsi ke dua dan tiga juga gitu, tapi nambah lagi rawitnya...rasanya agak asam karena kuahnya dari asam dan sedikit cuka, tapi biar lebih sedap ditambah juga bawang merah dan putih plus 'sedikit' sekali garam dan pemanisnya, gula merah. Rasanya enak juga, enak banget malah!(menurut gw lho!), tapi kalau perut sensitif mending rawitnya sedikit aja...rasanya jadi pedes banget karena porsinya kecil.
Mungkin ini yang namanya kekayaan kuliner Indonesia, karena rasanya unik dan banyak makanan-makanan bervariasi di setiap wilayah Indonesia, soal rasa bisa dibanggakan. Daripada cemilan french fries yang nggak sehat karena minyak goreng plus karbohidrat dan sering dijajakan di sekolah gw, kenapa ya kantin sekolah gw nggak menyediakan makanan ini??? Mungkin memang it namanya 'karma' para turis (kalo kata Oom gw sih begitu) yang gemar hunting makanan baik di negeri sendiri maupun luar negeri, pastinya nyari lagi di Jakarta...gw ampe nyari ini makanan keliling Jakarta...dan cuma dapet di ITC Fatmawati & Cempaka Mas (klo kata sepupu gw di semua ITC sih pasti ada...yang di Cempaka Mas enak bgt tuh!), Plaza Senayan (di Spice Garden, tapi di sini nggak enak) dan daerah Menteng. Gw sampe mencari-cari di pasar dan nanya di tiap tempat jajanan pasar...bahkan tiap ke mal Warung Podjok pun gw samperin, sayang nggak punya...
Jadi untuk kalian yang diluar sana, ada yang tahu tempat yang menjual makanan yang satu ini??? Please help me!!! Kepikiran terus ampe sekarang...
| |