Fanisa's posts with tag: film review
What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
 | Category: | Movies | | Genre: | Action & Adventure |
The Dark Knight (2008) Produksi: Warner Bros. , Legendary Pictures, DC & Syncopy. Sutradara: Christopher Nolan Penulis: Christopher Nolan & Jonathan Nolan, berdasarkan karakter dan komik 'Batman' keluaran DC Comics Cast: Christian Bale, Heath Ledger, Maggie Gyllenhaal, Michael Caine, Aaron Eckhart, Morgan Freeman, Gary Oldman, Eric Roberts & Anthony Michael Hall.
Maaf kalau saya baru me-review film ini sekarang karena alasan khusus seperti internet di rumah saya yang kebetulan sedang mandeg. Sebenarnya saya sudah menonton film ini dua kali, pertama saat filmnya baru keluar di bioskop lokal, dan kedua dengan ibu saya yang ingin ditemani nonton di XXI Premiere (mumpung dibayarin, jadi ikut deh!).
Seperti apa yang diharapkan sekian banyak orang yang menunggu film ini hasilnya memang luar biasa, penuh dengan twist dan penggarapan cerita plus karakter yang mendalam. Christopher Nolan berhasil membuat film action superhero ini terkesan jauh lebih 'manusiawi' jika dibandingkan dengan film superhero lainnya baik dari segi sinematografi, stunt, special effects dan yang jarang kita lihat di film bertema macam ini, yaitu akting.
Film ini merupakan sekuel dari proyek reboot (mengulang proyek dari titik nol) film sebelumnya, Batman Begins. Bruce Wayne alias Batman (Bale), meneruskan aksinya sebagai sang manusia kelelawar di kota Gotham dan terus memerangi kejahatan sambil menjalani kehidupan gandanya dengan dua identitas. Rupanya pemerintah kota dan beberapa penduduk kurang senang dengan aksi sang jagoan karena kerap beraksi main hakim sendiri, sehingga sosok Batman seringkali ditiru oleh kepolisian dan menjadi incaran pemerintah setempat, meskipun Batman bekerjasama dengan Commissioner Gordon (Oldman) dari kepolisisan Gotham. Meskipun begitu Gotham mulai memiliki sosok jagoan lain yang lebih 'nyata' dalam membasmi kejahatan yaitu jaksa wilayah Harvey Dent (diperankan sangat baik oleh Aaron Eckhart), yang juga mengencani teman Wayne, Rachel Dawes (Maggie Gyllenhaal, menggantikan Katie Holmes).
Rupanya kejahatan semakin menjadi-jadi di kota Gotham dengan munculnya kriminal psikopat bernama Joker (Heath Ledger, yang saya yakinkan akan masuk nominasi Oscar). Joker, kriminal penggemar kesadisan ini mulai mengacau di Gotham sambil bekerja sama dengan bos mafia Salvatore Maroni (Eric Roberts, kakak aktris Julia Roberts yang bermain bagus di sini). Masalahnya, meskipun Joker hanya kriminal yang terlihat biasa tanpa senjata luar biasa, namun Joker luar biasa licik dan berniat sesuka hati. Akankah Batman berhasil mengalahkan Joker dan menyelesaikan masalah besar di kota Gotham hasil keonaran Joker? Tanpa atau dengan memakan korban sebelum segalanya terlambat?
Jika boleh saya bilang dalam mengkritik film ini saya memberi empat jempol (dua tangan, dua kaki) untuk jajaran pemainnya dengan akting yang luar biasa berkembang dan teratur dalam mencuri perhatian. Bale memang pantas merasa tiap 'scene'nya dicuri oleh Ledger dengan keseriusannya berperan sebagai psikopat macam Joker, dan saya berani mengatakan kalau peran Joker versi Ledger jauh lebih baik ketimbang versi Jack Nicholson dan Cesar Romero di film-film sebelumnya. Peran Gary Oldman sebagai James Gordon lebih berkembang dengan baik di film ini, sedangkan Caine sebagai sang Butler Alfred Pennyworth serasa membuang masa dengan aktor sekaliber dirinya (saya rasa tanpa Caine pun peran Alfred bisa tetap jalan). Aaron Eckhart juga patut diacungi jempol karena berhasil memerankan karakter yang berseberangan, pada awalnya saya sempat pesimis akan terpilihnya dia. Gyllenhaal terkesan baik dalam 'memperbaiki' karakter Rachel Dawes yang sebelumnya diperankan secara kurang mengesankan oleh Katie Holmes, yang sebelumnya memerankan karakter Dawes kurang matang dan tanpa ekspresi. Morgan Freeman juga berakting ciamik sebagai Lucius Fox, sang inventor gadget dan kostum Batman plus benda-benda berteknologi lainnya yang membuatnya terkesan seperti almarhum Desmond Llyewelyn sebagai Q dalam film James Bond, bedanya Fox lebih elegan ketimbang Q yang terkesan lebih seperti sosok ayah yang suka nasihat. tapi yang lebih membuat saya terkejut adalah munculnya dua aktor pendukung seperti Eric Roberts dan Anthony Michael Hall sebagai peran pendukung, keduanya memerankan karakter masing-masing dengan sangat baik. Roberts masih terlihat ganteng di film ini, dan ini mungkin merupakan peran terbaiknya sejauh ini dalam karir Roberts, plus Hall yang tampil bagus sebagai pembawa berita meskipun porsinya tidak begitu besar.
Sekali lagi salut juga pada para filmmakernya di balik pembuatan film ini baik para produser, special effects crew, make-up artists dan sang sutradara dan penulis skenario Nolan bersaudara. Film ini menjadi jauh lebih manusiawi dan lebih wajar dalam mengangkat kehidupan dan karakteristik kejiwaan manusia meskipun filmna bertema superhero...dan lebih mengingatkan dan memberi gambaran pada penonton bahwa semua manusia tidaklah sempurna dengan kelebihannya, bahkan seseorang yang luar biasa bisa memiliki kelemahan, serta tidak selamanya kekuatan besa bisa bertahan dalam kebenaran. 
 | Category: | Movies | | Genre: | Drama |
Menceritakan tentang keluarga Henrickson dan sang kepala keluarga, Bill Henrickson, yang beristri tiga dan tinggal di Sandy, Utah. Keluarga ini pada kemasan luarnya terkesan biasa namun memiliki rahasia terdalam yang tidak diketahui lingkungan sekitarnya yaitu bahwa Bill adalah penganut agama Mormon dan seorang poligamis beristri tiga yang tinggal seatap! Akankah keluarga Bill bertahan dengan keakraban keluarga besar mereka yang tidak biasa?
Setelah diputar di HBO, Season 1 & 2 cukup menghibur dengan ceritanya yang menarik. Mungkin poligami untuk orang Indonesia tidak biasa namun dengan segala kreativitasnya berhasil menggambarkan cerita keluarga poligamis yang harmonis lengkap dengan seluk-beluk dan konfik yang ada seperti istri cemburu, masalah pubertas sang putra sulung Benny, pergaulan dalam menutupi rahasia keluarga serta bagaimana mengurus rumah tangga meskipun keluarga tersebut adalah keluarga poligami Meskipun menceritakan poligami film ini bisa membuat kompak rasa kekeluargaan (kalau Bill bisa menyatukan ketiga istri dan tujuh anaknya biar kompak masa yang punya istri satu nggak bisa?!).
Season 3 akan diputar 2009... 
 | Category: | Movies | | Genre: | Action & Adventure |
Sutradara: Louis Leterrier. Penulis Skenario:Zak Penn, adaptasi dari komik 'Hulk' Marvel Comics. Pemain: Edward Norton, Liv Tyler, Tim Roth dan William Hurt.
Sebenarnya sudah nonton dari kemarin-kemarin, cuma baru posting review sekarang karena saking malasnya buat buka internet. Rupanya jauh dari perkiraan sebelum rilis yang sudah berpikir pesimis sama film ini, hasilnya di luar jangkauan. Cerita yang jauh lebih kuat daripada pendahulunya dan Hulk yang jauh lebih sangar daripada versi Eric Bana/Ang Lee berhasil membuat mata dan pikiran pesimis terikat ke layar bioskop dari awal sampai akhir, dan seperti biasa Edward Norton performanya tidak pernah mengecewakan (menurut saya lho!) plus Tom Roth yang tampil ciamik sebagai sang villain Emil Blonsky, sayang penampilan Liv Tyler terkesan kurang matang dan berkembang, sama saja seperti saat jaman film Armageddon serta akting aktor sekelas William Hurt terkesan sia-sia di film ini.
Ceritanya bisa disebut kejadian beberapa tahun sesudah film sebelumnya, Bruce Banner (Edward Norton) mengasingkan diri ke Brazil sambil menyelidiki cara menyembuhkan penyakit ganas monster hijaunya. Secara tidak sengaja keberadaan Banner diketahui oleh pihak militer Amerika yang dipimpin oleh General Thaddeus 'Thunderbolt' Ross (Hurt) yang langsung mengutuskan Emil Blonsky (Tim Roth), seorang tentara bayaran untuk menangkap Banner karena Ross memiliki niat terselubung dengan kekuatan yang dimiliki Banner. Tanpa diketahui Ross, Blonsky juga memiliki niat lain karena terobsesi dengan kekuatan yang dimiliki Banner a.k.a. Hulk.
Secara garis besar film ini memuaskan sebagai film hiburan musim panas dan berhasil menduduki chart Box Office nomor 1 di Amerika Serikat (minggu ini jatuh ke nomor dua, dikalahkan oleh Get Smart). Cerita yang digarap jauh lebih dinamis daripada pendahulunya, dan spesial efek yang luar biasa mendukung berhasil membuat Hulk terkesan jauh lebih nyata dan sangar, plus akhirnya gaya penyutradaraan sang sutradara Louis Leterrier (The Transporters, Danny The Dog) yang jauh lebih berkembang dan sangat blast memadukan ciri khasnya untuk film action. Dan jangan lupa untuk jeli melihat adegan terakhirnya dengan cameo yang mengejutkan! 
 | Category: | Movies | | Genre: | Other |
Produksi: Dukun Gendeng Production (bis ga tau apa nama rumah produksinya). Produser: Ki Kusumo. Dukun: Ki Kusumo. Sutradara: Purnomo Chakil. Penulis: Nggak tau...mungkin Ki Kusumo dengan jin maupun tuyul-tuyul piaraannya... Pemain: Ki Kusumo as Himself, Kiki Amalia, Toro Margens, DDDL (Dan Dukun Dukun Lainnya).
"Film yang buruk!," mungkin adalah kata yang paling pantas diucapkan untuk menggambarkan segala keburukan film ini. Film ini terkesan dibuat seperti pada jaman 80an...film aksi supranatural (yang sebenarnya lebih cocok diputar di TV) yang dibalut cewek bomseks yang kalau dulu mungkin macam Eva Arnaz atau Yurike, generasi sekarang lebih mengenal Kiki Amalia sebagai pengikut jejak tante Eva...bedanya tanpa bulu ketek.
Saya saja sudah malas untuk nonton...namun terpaksa karena dipinjamkan teman, katanya lumayan untuk mengendurkan urat syaraf. Tapi membuat sedikit premise seperti yang sebelumnya saya lakukan saja sudah malas...ya terpaksa hanya 'nyongkel' dari SuaraMerdeka.com, berikut kutipannya: "Sura dira jayaningrat lebur dening pangastuti (Kebenaran dan keadilan akhirnya mengalahkan kebatilan)." Adhi Kusumo (Ki Kusumo) mengucapkan bait pemungkas Kidung Suwargaloka itu dan sejenak kemudian memperoleh Mustika Rantai Bumi.
Dengan jimat sakti itulah dia menghancurkan musuh besarnya, Ki Guntur Sewu (Marcellino) dan Ki Lodaya Sakti (Brata Santosa). Itulah akhir keteruraian permasalahan dalam film Rantai Bumi yang disutradarai Purnomo A Chakil.
Hitam-putih. Ya, kejahatan pasti dikalahkan kebaikan. Para tokoh antagonis, seperti Hans (Toro Margens), Ki Guntur Sewu, dan Ki Lodaya Sakti serta para antek mereka tak berdaya ketika Mustika Rantai Bumi dalam genggaman Adhi Kusumo.
Bah! Rupanya film ini memang buruk setengah mati! Lihat saja dari sinopsisnya...tapi apa kata teman saya tidak salah, dengan segala ke'culun'an dan ke'bodoh'an sang pembuat film yang meramalkan filmnya akan sukses sebelum peredaran ini (yang sudah bisa ditebak, ramalannya gagal) film ini memang sukses mengendurkan urat syaraf saya...Ki Kusumo sang produser, paranormal dan pemain utama berhasil membuat saya tertawa dengan adegan aksinya macam berlari vertikal di dinding, invisible bahkan solat di atas air kolam renang...ada-ada saja... 
 | Category: | Movies | | Genre: | Action & Adventure |
Produced by: Frank Marshall, Denis L. Stewart, George Lucas, Kathleen Kennedy. Directed by: Steven Spielberg. Written by: David Koepp. Based of characters and story created by: George Lucas and Jeff Nathanson. Cast: Harrison Ford, Cate Blanchett, Karen Allen, Shia Labeouf, Ray Winstone, Jim Broadbent.
Sorry telat review...padahal dah nonton dari minggu lalu. Indiana Jones is back! Setelah 19 tahun absen dari film ketiganya, Indiana Jones and The Last Crusade. Dr. Jones sekarang sudah renta, ditinggal mati bapaknya sekian lama (bapaknya diperanin Sean Connery, di sini cuma ditampilkan foto) dan Jones masih aktif di lapangan sebagai arkeolog sejati.
Film ini masih dibintangi Harrison Ford (of course!) yang tidak mau membohongi usianya yang sudah renta, dan aktingnya sangatlah natural disini...tidak memaksakan menjadi muda. Setelah sekian lama absen film ini kembali dengan special effect CGI yang jauh lebih bagus ketimbang pendahulunya, karena kemajuan tekhnologi tentunya!
Nama dan kerjasama Spielberg-Lucas sebagai duo sutradara-produser memang sudah ampuh untuk menjadi jaminan sukses film ini, ditambah dengan pemeran pendukung kelas Oscar macam Cate Blanchett dan aktor muda Shia Labeouf sebagai daya tarik untuk penonton yang lebih muda pasca Trasformers, tentunya. Dan film yang cocok untuk disaksikan bersama keluarga ini merupakan film selingan yang bagus untuk menghabiskan waktu liburan sekolah, jadi duduk tenang dan janganlah anggap Indy serius! Karena Indy hanyalah hiburan semata, jadi nikmati saja aksi nostalgia Indy di sini!!! 
    | Iron Man | May 3, '08 11:19 AM for everyone |
 | Category: | Movies | | Genre: | Action & Adventure |
Cast: Robert Downey Jr, Gwyneth Paltrow, Jeff Bridges, Terrence Howard. Sutradara: Jon Favreau. Scriptwriter: Mark Fergus, Hawk Ostby, Art Marcum & Matt Holloway, adaptasi dari komik Iron Man keluaran Marvel Comics.
Setelah sekian lama menungggu film ini keluar dan dibuat penasaran dengan trailernya akhirnya terjawab sudah melalui tangan sang sutradara Jon Favreau, yang notabene awalnya lebih dikenal sebagai aktor-pelawak, bahkan sang sutradara juga ikut main peran kecil sebagai bodyguard-asisten Tony Stark di sini...
Tony Stark (Robert Downey Jr) adalah seorang jenius dan pebisnis di bidang senjata yang membuat dia kaya raya dari penjualan senjata buatannya kepada pemerintah, dan dengan mahakaryanya yang baru yaitu 'Jericho' senjata pemusnah massal. Setelah melakukan demonstrasi Jericho di Afghanistan Stark diculik dan ditahan oleh teroris Afghanistan yang (biasa nih...) meminta tebusan dan memaksa dia untuk membuat senjata pemusnah seperti Jericho sebagai tebusan agar ia bebas. Diam-diam saat ditahan Stark bukanlah menciptakan senjata pemusnah namun sebuah kostum baja raksasa agar ia bisa membebaskan diri, dan dari kostum cikal-bakal ini yang masih jelek banget adilah dia Iron Man!!!
Awalnya pas berita film ini akan di produksi sempet nggak yakin dengan pemilihan Robert Downey Jr sebagai Tony Stark, namun pilihan yang jatuh ke tangannya itu nggak salah dan berhasil menghidupkan peran ini dan sang sutradara sendiri, Jon Favreau, berhasil banget untuk menghidupkan adaptasi komik superhero dengan full action yang menjanjikan. Overall film ini sebagai perkenalan cukup memuaskan dan special effectnya oke lah...untuk dijadikan sekuel kalau sukses.
Karena maraknya film adaptasi komik hasilnya tentu bergantung ama kualitas filmnya juga...seperti sebelumnya trilogi X-Men yang sukses dengan dua film awal arahan Bryan Singer yang kepingin melankolis banyak bicara (dengan action tentunya) serta film ketiganya dengan Brett Ratner yang totally non-stop full action. Fantastic Four dan sekuelnya yang makin menarik dengan munculnya Silver Surfer (karena yang pertama sumpah nggak ada yang 'wah!'). Batman Begins sebagai proyek reboot yang menarik dengan ciri khas Nolan, action plus noir. Hulk yang bikin mengantuk....gara-gara Ang Lee (tapi saya memaafkannya setelah film Brokeback Mountain yang bagus). Spider-Man trilogy yang 'cukup' dengan arti kata seru tapi selalu aja endingnya nggak 'sreg'...
Kita tinggal menunggu The Incredible Hulk dan Batman: The Dark Knight sebagai pesaing film-film bertemakan comic book superhero tahun ini. 
 | Category: | Movies | | Genre: | Horror |
DVD kumpulan film horror jadul yang pantes dikoleksi untuk movie-freak dimanapun! Meskipun ada orang yang bilang murahan atau kritikus bilang 'campy', kumpulan film black and white di DVD ini nggak akan bisa ditolak oleh siapapun apalagi dengan harganya nya tergolong murah dan packaging yang bagus dan tahan lama.
Di dalamnya berisi 5 DVD dan masing-masing DVD berisi 2 judul film, jadi total ada 10 film horror klasik dan cukup fenomenal macam Horror Hotel, The Last Man on Earth, Dementia 13, The Terror, The Cabinet of Dr. Caligari, House on Haunted Hill, Night of the Living Dead (wajib untuk penggemar maestro horror zombie George A. Romero), Nightmare Castle, Dr. Jekyll and Mr. Hyde serta Nosferatu.
Dilengkapi bonus features di tiap DVD seperti trivia, biographies, bloopers, news reels dan movie posters dijamin movie-freak dimanjakan akan koleksi yang satu ini...cocok untuk menghabiskan liburan atau nonton bareng pacar...atau sendirian malam sebelum tidur kalau berani! heheheh.... Dengan harga yang 'cukup' terjangkau dalam dollar seharga $19.99 (dan kemaren gw waktu beli dapet diskon 10%) para kolektor bisa beli saat berlibur ke Amrik atau nitip teman atau kerabat yang ada di sana, karena sayang banget box-set yang satu ini kalau dilewatkan. 
 | Category: | Movies | | Genre: | Comedy |
Mungkin di Indonesia grup yang satu ini nggak terlalu populer, tapi grup komedi asal Inggris yang populer di dekade 1960an dan 1970an ini melahirkan beberapa film yang cukup populer buat para moviegoers yang suka sama film komedi 'nyeleneh', ngaco, absurd nggak jelas kayak Monty Python...film-film mereka adalah Monty Python's And Now For Something Completely Different (1971), Monty Python and The Holy Grail (my fave, 1975), Monty Python's Life of Brian (1979) dan Monty Python's The Meaning Of Life (1983). Bayangkan aja, di satu sketch bisa ada sebuah dunia yang isinya Superman semua, tapi klo sepeda Superman rusak trus Superman nggak bisa betulin jagoannya siapa? Bicycle Repairman! Alias tukang betulin sepeda...lha klo si Superman apa dong???
Grup yang beranggotakan John Cleese, Terry Gilliam, Graham Chapman, Terry Jones, Eric Idle dan Michael Palin ini berdiri pada tahun 1969 melalui show Monty Python's Flying Circus yang disiarkan di BBC tahun itu juga. Pada awalnya reaksi audience dan rating di episode-episode awal biasa aja, tapi karena keunikan TV show ini dengan sketch cerita yang 'random' dan selalu menampilkan karakter-karakter di situasi yang 'aneh' dan salah (alias nggak cocok, situasi-tempat-dan-orang yang salah) show ini berhasil menarik penonton di Inggris sana, bahkan guru English gw di EF dulu pernah bilang klo di Indonesia ada Warkop Inggris punya Monty Python.
Dan setelah sekian lama nggak berkarya (mereka 'officialy' terakhir tampil di tahun 1982), A&E Entertainment me-rilis DVD remastered full episode awal hingga akhir seri Monty Python's Flying Circus 16-ton Megaset yang berisi DVD 16 keping (dua diantaranya bonus CD). Waktu itu gw nitip ke nyokap DVD ini pas nyokap ke S'pore dan (*dasar anak nggak tau diri*) harganya berkisar $130...tapi meskipun mahal DVD boxset ini berharga banget kok untuk dijadikan koleksi.
Warning: Sedikit bermasalah buat yang nggak terbiasa dengan jokes-jokes orang Inggris yang secara perbandingan beda jauh ama orang Amerika yang lebih sering kita cerna...ya buat yang lebih suka nonton Lucille Ball gw rasa lebih menarik Lucille ketimbang Monty's... Tapi DVD ini collectable dan bagus kok ; ) 
| |