Si Unyil Lagi Boring...nge-BLOG!!!

Fanisa's posts with tag: book review

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
ReviewReviewReviewReviewLullabyJul 11, '08 1:56 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Mystery & Thrillers
Author:Chuck Palahniuk
Calr Streator adalah seorang reporter yang sedang meliputi kasus Sindrom Balita Mati Mendadak untuk sebuah koran berita di tempatnya bekerja. Setelah beberapa kasus yang ia liput, ia sadar akan keganjilan kasus yang terjadi pada anak-anak meninggal tersebut memiliki kesamaan kasus saat mereka wafat, yaitu dengan pantun yang sama dan dibacakan pada para bocah kecil tersebut sebelum tidur. Pantun yang dibacakan tersebut merupakan sebuah mantra kuno dari Afrika yang biasa digunakan untuk upacara suci. Saat Streator terus menyelidiki ia bertemu dengan seorang wanita yang secara tidak sengaja membunuh putranya dengan pantun yang sama, dan Streator sendiri juga mengalami hal yang sama dimana ia membunuh istri dan anaknya sendiri secara tidak sengaja dengan pantun yang sama. Bersama dengan wanita tersebut, Streator berpacu dengan waktu untuk mencari dan memusnahkan buku yang berisi pantun terkutuk itu dan berusaha untuk tidak membunuh setiap orang yang ingin menghalangi rencananya sebelum segalanya terlambat.

Novel karya Chuck Palahniuk ini penuh dengan kejutan, seperti karya fenomenal sebelumnya yaitu Fight Club, yang juga sudah di rilis filmnya dengan dibintangi aktor Brad Pitt dan Edward Norton. Mulai dari setiap kata dari halaman ke halaman lainnya yang cukup bisa membuat pembaca penasaran dan mengikat mata hati pembacanya, Palahniuk juga cukup berbakat memilih kata-kata yang tepat untuk ditulisnya dan seperti karya sebelumnya...penuh twist yang cukup mengejutkan di akhir cerita.

Palahniuk juga memiliki contoh yang baik dalam penulisan di setiap bab-nya, yaitu bagaimana ia bisa membuat awal cerita yang meloncat menjadi kunci di bagian bab terakhir ceritanya, dimana cara ini selalu menjadi kunci di setiap karya novelnya.


ReviewReviewReviewReviewReviewOrang-orang BloomingtonMar 20, '08 10:34 AM
for everyone
Category:Books
Genre: Literature & Fiction
Author:Budi Darma
Gw baca buku ini waktu kelas Bahasa Indonesia di sekolah gw, sebagai bagian kurikulum dalam Bahasa Indonesia A1 literatur (dimana gw yang mengambil Hi-level alias HL harus membaca 15 buku). Setelah membaca Salju Kilimanjaro karya Ernest Hemingway dan Seribu Kunang-Kunang di Manhattan karya Umar Kayam, yang dimana keduanya tuh bagus tapi butuh waktu lama untuk 'mendalami' ceritanya.

Awalnya kesan gw sebelum membaca buku kumpulan cerpen yang satu ini adalah sama 'boring'nya dengan kedua bacaan yang baru aja gw sebutkan tadi, tapi yang satu ini benar-benar beda...seakan-akan ada magnet yang bisa menarik gw untuk terus membaca buku ini sampai habis tanpa pengorbanan 'titik darah penghabisan', tanpa memaksakan sama sekali.

Kekuatan bercerita Budi Darma memang terletak pada sudut pandang karakternya, yang bisa membuat kita terus mengikuti cerita dan selalu ingin tahu apa yang akan dilakukan oleh si tokoh utama dan apa yang bakalan terjadi di akhir cerita...LUAR BIASA!!! Susah untuk me-review yang satu ini karena memang kehabisan kata-kata.

Sebegitu hebatnya Budi Darma buat gw...sampai nama beliau gw masukkan ke buku journal gw di list'Orang-orang Yang Paling Ingin Ditemui' sejajar dengan Chuck Palahniuk (author novel Fight Club & Survivor), JK Rowling, Sean Connery bahkan Steven Spielberg!!! Dan Budi Darma meyakinkan gw kalau sebenarnya masih banyak maestro sastra yang harus gw kagumi hasil karyanya, selain Pramoedya Ananta Toer.


Category:Books
Genre: Arts & Photography
Author:Finlay Cowan
Sebenernya ada banyak alasan kenapa gw masukin buku ini ke bagian review, tapi karena banyak banget jadi gw masukin sebagian aja...

Buku ini bagus banget buat yang ingin belajar gambar baik menggambar komik, membuat karakterisasi gambar, landscape bahkan buat yang lagi belajar film seperti membuat storyboard. Meskipun buku ini nggak terlalu tebal untuk mencakup sebanyak itu tapi cukup komplit untuk mengajar kita menggambar kayak ahli step-by-step sampai kita benar-benar bisa menggambar sesuai dengan yang kita inginkan, bahkan di buku ini dicantumkan beberapa gambar yang persis seperti Middle Earth di storyboard Lord of The Rings.

Namun, buku ini lebih fokus dalam cara menggambarkan karakter serta postur dan bagaimana mimik wajah karakter tersebut, serta cara menggambar karakter kita jika bergerak (postur badan dan sudut pandan yang berbeda). Meskipun lebih fokus pada karakter buku ini nggak mengecewakan sama sekali karena sudah cukup mencakup apa yang dibutuhkan pembelinya, bahkan saya menyarankan buku ini dibeli kalaupun mahal daripada membeli cara mengambar step-by-step yang lain (buku cara menggambar yang berseri misalnya) karena semua sudah mencakup jadi satu dan buku ini juga menyarankan alat-alat apa saja yang mendukung secara profesional.

Buat diluar sana yang ingin belajar gambar belilah buku ini, nggak akan kecewa deh! Plus buat ortu diluar sana klo ngasih anaknya hadiah ini pasti seneng banget tuh anaknya...(tapi hanya 15 tahun keatas, ada grafis-grafis yang nggak pantes soalnya...)


© 2008 Multiply, Inc.    About · Blog · Terms · Privacy · Corp Info · Contact Us · Help