Si Unyil Lagi Boring...nge-BLOG!!!

Fanisa's posts with tag: article

What are tags? You can give your posts a "tag", which is like a keyword. Tags help you find content which has something in common. You can assign as many tags as you wish to each post.
Blog EntryAkhirnya sampai juga di Negeri Paman Sam!Oct 3, '08 1:34 AM
for everyone
Akhirnya aku nyampe juga di sebuah tempat yang dijuluki Negeri Paman Sam itu, entah nama itu berasal dari mana tapi yang jelas ini juga negeri Oomku, namanya Uwa Sam...hahaha!. Aku itu sebenernya udah nyampe tanggal 7 September kemarin tapi berhubung waktu itu sempet tinggal di hotel sama ortuku danbelum dapet apartemen jadinya ya internetan susah juga.

Aku sekarang sekolah di Green River Community College, kampusnya ada di Auburn, Washington dan dari kota Seattle lumayan jauh...ya! Jauhnya itu maksudku ya JAUUUUUHHHH sekali. Kalau dipikir-pikir sebutlah dari Jakarta mau ke Kuningan, Jawa Barat gitu. Kalau mau ke Downtown Seattle ya harus naik bus, jalan-jalan belanja juga gitu. Tapi aku nggak sendirian karena ada teman-temanku yang baik banget sesama orang Indonesia dan kita semua sering jalan-jalan naik bus keliling, belanja atau nonton bareng. Quarter ini aku ngambil 16 kredit dan salah satunya ada kelas malam, kelas English 100...

Aku tinggal di Campus Corner Apartments (CCA) yang terletak persis di daerah kampus, apartment ini memang ditujukan untuk para siswa GRCC bagi yang ingin tinggal nggak jauh dari kampus dan beruntukng aku tinggal di sini karena aku punya kelas yang selesai jam 9 malam. Tempatnya enak, kayak kompleks perumahan tap isinya mahasiswa semua dan mayoritas yang tinggal juga International Students kayak aku ini. Biaya sewa per-bulan $600 sudah termasuk listrik, internet dan air tapi tidak termasuk makanan karena aku harus masak sendiri...dan aku tuh orangnya bisa dibilang ngirit uang, kalau mau belanja cari aja yang diskon. Ini lho foto apartmentnya...

Artikel ini saya tulis berdasarkan pengamatan saya sebagai pengamat film yang masih junior, karena pengamatan saya ini sangat beralasan dimana saya berada di posisi seorang penonton yang membayar karcis, menonton film dan memberi pendapat akan film itu sendiri, sama seperti orang lain yang melakukan ritual menonton film sebagai kegiatan favorit mereka. Di Hollywood ada salah satu faktor kesuksesan film yang sangat erat dikaitkan dengan faktor kekuatan sang bintang, atau bisa kita sebut sebagai star factor. Faktor yang satu ini melibatkan sang aktor yang membintangi film dan berpengaruh pada kesuksesan film itu sendiri, biasanya faktor ini berdasarkan dari talenta dan penampilan, bahkan tak jarang bisa berpengaruh dari kelakuan mereka sehari-hari. Namun, apakah star factor masih menjadi faktor yang paling diincar para produser peraup uang maupun para fans yang ingin melihat idolanya di layar bioskop atau layar kaca?
Seorang bintang film besar atau dalam profesi formalnya disebut aktor (pengartian 'aktor' termasuk sama dengan aktris, bisa digabungkan) dengan segala talenta yang mereka miliki, baik luar biasa maupun tidak begitu hebat, sangat mempengaruhi jalan kariernya di dunia hiburan. Meskipun memiliki talenta yang baik perilaku mereka di dunia nyata juga bisa mempengaruhi jalan dalam berkarier, entah apakah itu jalan yang ada semakin dipermudah jika berkelakuan baik atau karier yang mandeg jika berlaku buruk. Jika dunia entertainment masih seperti tahun 1930-1950an dimana segala sesuatu yang berkonotasi negatif seperti perselingkuhan, alkohol, drugs dan orientasi seks masih menjadi hal yang tabu untuk diperbincangkan oleh media massa saat itu lain halnya dengan sekarang, dimana paparazzi dan gossip columnist bertebaran dimana-mana. Sedikit langkah salah dilakukan oleh sang celeb bisa berpengaruh luar biasa negatif dalam karier mereka, ingat kasus Britney Spears yang nyaris menjatuhkan anaknya saat ia menggendong dan berusaha lari dari kejaran paparazzi?
Mungkin apa yang dilakukan oleh Britney adalah tidak sengaja, karena menurut saya Britney pasti memiliki naluri keibuan yang cukup besar dan berniat melindungi anaknya. Namun reaksi yang terjadi justru sebaliknya, ia dituduh sebagai ibu pemabuk yang tidak bertanggung jawab atas keselamatan anaknya, bayangkan apa yang dirasakan Britney saat ia dituduh seperti itu. Hasilnya? Kariernya sedikit anjlok meskipun albumnya sukses saat rilis di pasaran, meskipun masih dibayangi teror para pencari berita. 
Hal buruk yang berpengaruh pada star factor juga terjadi pada aktor termahal Hollywood Tom Cruise, perilaku keras kepalanya akan Scientology dan aksi gilanya saat meloncat-loncat di atas sofa Oprah dalam The Oprah Winfrey Show membuatnya kehilangan kontrak eksklusifnya dengan Paramount Pictures. Entah apa yang dipikirkan Tom saat ia melakukan aksi-aksi yang mencerminkan kebodohan di muka umum serta mengusik kebebasan dalam kepercayaan pribadi milik orang lain maupun beragama, seperti yang ia juga lakukan saat berseteru dengan Brooke Shields saat melahirkan. Shields yang mengalami trauma pasca-kelahiran menggunakan jasa psikiater serta obat penenang dan penahan rasa sakit dalam proses penyembuhannya, cara yang ditentang Tom berdasarkan kepercayaanya akan Scientology. Tom, yang berada di rumah sakit yang sama dengan Shields saat Katie Holmes melahirkan, mengkritik Shields karena ia menggunakan jasa psikiatri dengan cara yang tidak bisa dierima dengan baik oleh Shields, bahkan ia berani mempromosikan Scientology pada Shields yang masih tersinggung akan perlakuannya.
Melihat perilaku Tom Cruise yang semakin arogan serta menggangu privasi maupun kontrak bisnis, para eksekutif Paramount Pictures akhirnya sepakat untuk mengakhiri kontrak dengan Tom demi menjaga nama baik perusahaan serta income perusahaan yang menurun setelah rilisnya film Mission: Impossible III dan gagalnya film-film yang diproduseri Cruise/Wagner dibawah naungan Paramount. Karier Tom terancam menurun drastis gara-gara kelakuannya ini, namun setelah sempat absen dalam jangka waktu yang tidak lama kariernya mencuat lagi dengan terpilihnya ia sebagai key people dalam United Artists. Terpilihnya Tom sebagai pemimpin UA merupakan langkah besar dalam kariernya karena posisi tersebut merupakan posisi yang cukup terhormat dalam industri film, hal ini juga tidak lepas dari usahanya dalam memperbaiki perilaku setelah kritikan yang tidak hanya datang dari media massa, namun juga publik yang mengkritik akan perilakunya yang negatif telah mempengaruhi karier serta kehidupan pribadinya sebagai aktor/produser ternama. Setidaknya Tom berkaca pada pengalamannya ini, sehingga ia berusaha kembali untuk mendapat kepercayaan publik dan para eksekutif Hollywood yang akhirnya memberi tanggung jawab besar untuk menangani UA yang sempat menurun kinerjanya.
Namun seperti apa yang dikatakan oleh kebanyakan orang akan perilaku, mereka semua pastinya sering mengatakan 'namanya juga manusia, pasti sering berbuat salah'. Para bintang besar seperti Britney Spears dan Tom Cruise juga hanya manusia biasa di dunia ini, mereka juga memiliki kesamaan dengan manusia...mereka juga memiliki badan, wajah namun juga hati dan perilaku layaknya manusia biasa, tidak begitu istimewa. Setidaknya bolehlah mereka berbuat salah, karena mereka tidak begitu sempurna, meskipun mereka harus jaga image karena mereka juga menjadi panutan para penggemarnya.
Jadi kesimpulan yang saya dapat berdasarkan pengamatan saya adalah star factor memang luar biasa berpengaruh dalam dunia entertaniment karena sang bintang sendirilah yang memang ingin dilihat penggemarnya, dan penggemar juga bisa suka maupun berbalik menjadi tidak suka dengan perilaku idolanya yang negatif sehingga mereka akhirnya enggan melihat sang bintang. Seperti saya yang sebenarnya sudah eneg dengan perilaku Tom Cruise yang gila itu hingga membuat saya malas menonton filmnya meskipun harus...bagaimana dengan anda?

Adakah sebagian dari MPers mendapatkan post atau link menyebalkan seperti RickRoll? Kadang saya merasa kesal karena waktu yang saya pakai untuk browsing internet terbuang percuma dengan masalah RickRoll ini, saya bisa mendapatkannya sampai lima kali di internet...beberapa diantaranya seperti forum dari website IMDB (Internet Movie Database), forum Harry Potter atau forum-forum luar lainnya bahkan saya sempat dijahili melalui e-mail dari teman se-forum saya. Adakah sebagian dari anggota MP kerap kali mendapatkan RickRoll atau setidaknya mengerti tujuannya? Saya akan menjelaskannya di blog saya ini...

RickRoll, Rickrolling atau RickRolled adalah sebuah fenomena internet yang paling dahsyat belakangan ini, RickRoll biasanya muncul di suatu pembicaran topik dalam forum tertentu baik forum bertema resmi atau hanya forum ajang berkumpul. RickRoll hanya digunakan untuk kerjaan iseng belaka dengan mengerjai setiap orang yang terlibat dalam forum yang ada, biasanya sang pemasang RickRoll ikut terlibat dalam pembicaraan di forum dan terkesan mengikuti topik yang sedang dibicarakan dalam forum tersebut. Ketika sang pemasang RickRoll bergabung ia terkesan begitu masuk dalam topiknya dan memberikan semacam link yang dipost olehnya dan mengatakan bahwa link tersebut berisi informasi atau sesuatu yang berkatian dengan topik yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan. Namun, ketika link tersebut diakses yang terjadi malah muncul sebuah video klip yang tidak ada kaitannya dengan topik yang dibicarakan di film tadi, dan video klip tersebut adalah video klip lagu seorang penyanyi jadul Rick Astley dengan lagu terkenalnya Never Gonna Give You Up.

Pada awalnya trend RickRolling ini terkesan biasa saja namun trik menjahili orang ini semakin menyebar di kalangan pecinta internet di seluruh dunia, khususnya bagi para anggota pengikut forum atau blog. Saya pertama kalinya mendapatkan RickRoll pada April Mop lalu, oleh seorang member forum IMDB yang menyatakan kalau trailer film Harry Potter terbaru sudah di rilis di internet dan ia memberi link video tersebut. Saat saya klik link tersebut rupanya tidak tertuju pada trailer film sama sekali, namun link yang ada justru menuju video klip Rick Astley. Lalu saya masih tidak peduli namun di setiap forum IMDB rupanya fenomena ini mulai merebak luas hingga membuat saya kesal setengah mati...namun ujung-ujungnya lucu juga sih, namanya juga iseng. Lanjutnya fenomena RickRoll tidak saya dapat dari forum saja, rupanya dari e-mail pun juga muncul di post e-mail saya, seorang teman dari sebuah forum lokal mengirim saya link video menuju youtube dan mengatakan kalau ia baru saja meng-upload film pendeknya di sana. Seperti inilah kutipan dalam e-mailnya yang dikirimkan ke saya:

"Say, ini ya linknya ke youtube. Ini film pendekku yang baru aja aku selesai bikin kemaren...sorry baru e-mail sekarang soalnya aku dari kemaren sibuk banget ngurusin kuliah, dosenku ngasih nilai ke aku jelek banget jadi banyak yang aku harus kerjain ulang...nih linknya...enjoy ya nontonnya..http://www.youtube.com/watch?v=eBGIQ7ZuuiU

Love,

I*****"
Note: Nama disensor agar tidak merugikan sang pengirim e-mail, atau saya akan dilempar sendal olehnya nanti.

Rupanya link yang diberikan pada saya bukanlah film pendek atau sebagainya, melainkan (sekali lagi) video Rick Asley. Hasilnya sayapun kena RickRoll lagi...

Fenomena RickRoll tidak berhenti sampai situ saja, belakangan saya melihat di youtube seorang pembawa acara berita FoxNews juga mendapatkan video tersebut di saat live broadcast di tanggal April Fool's Day. Video tersebut bisa dilihat di link ini. Saking populernya fenomena RickRoll telah tercatat setidaknya sudah sekitar 18 juta orang di Amerika Serikat yang telah mendapatkan RickRoll sejak bulan April lalu dan jutaan lagi telah tercatat setiap minggunya. Dan diantara fenomena RickRoll juga terdapat di beberapa political blogs Amerika Serikat yang menyatakan mereka memiliki video ungkapan rasis Michelle Obama yang menyebut orang kulit putih dengan sebutan 'Whitey', namun link yang diberikan hanyalah RickRoll.

Nah, sekarang gilirang para MPers nih...sudahkah anda mendapatkan RickRoll hari ini?

Blog EntryRyan, Oh Ryan...Balada Serial KillerJul 31, '08 3:45 PM
for everyone
Ryan, Oh Ryan...
Ada apa denganmu Ryan?
Wajahmu bisu bagai telur, namun tenang bagai air tergenang
Tapi jiwamu terkoyak...

Wajahmu bagai laksana bahagia...
Tapi jiwamu laksana neraka, hatimu bagai syetan terkutuk
Adam menyukai Adam...
Sifatmu laksana Hawa...

Ryan, Oh Ryan...
Ada apa denganmu Ryan?
Apakah kau lenyapkan nyawa karena dibakar api cemburu?
Atau kau haus akan kekalnya duniawi..

Berpura tak tahu dirimu...
Berkelit bagai tak ingat...
Berbohong seakan tak tahu
Tapi tersenyum karena Noval...


HAHAHAHAHAHA!!! APA SIH??? SOK-SOK PUITIS!!!

By the way, saya sebenarnya ingin menceritakan sesuatu akan Ryan tapi tidak berhubungan secara langsung. Saya sedang bosan dan tidak peduli dengan kasus Ryan yang berawal dengan ditemukannya korban mutilasi yang berujung sepuluh korban lainnya di halaman rumah Ryan di Jombang, Jawa Timur. Entah apakah korbannya itu gay semua atau tidak, apakah karena diantara korban ada dua perempuan yang menjadi korban atau korban lainnya seperti Graddy yang disinyalir sebagai cucu Frans Tumbuan dan Rima Melati yang ikut menjadi korban. Bagi yang belum tahu siapa itu Ryan dan sensasi apa yang bisa membuatnya menjadi selebriti bisa dilihat di sini.

Begini nih ceritanya...ibu saya jika ingin mendatangi suatu acara khusus seperti kawinan atau acara resmi lainnya memiliki tukang dandan khusus, seorang pria (sebut saja) bernama Brad (bukan nama asli). Seperti yang pastinya anda prediksi sebelumnya si Brad ini dengan profesinya sebagai make-up artist tentunya dekat dengan kehidupan gay dan (mungkin) ia adalah seorang homoseksual juga. Karena belakangan maraknya berita dan ditemukannya kasus terbunuhnya seorang gay, homo/lesbi atau transgender di Indonesia (ingat dengan kasus pembunuhan Rahma kontestan Be A Man?), ibu saya menelepon dan menasihati Brad untuk berhati-hati. Karena ibu saya sudah dekat dengan Brad dan Brad sudah menganggap ibu saya sebagai sosok ibunya sendiri pastinya ia mendengarkan perkataan ibu saya baik-baik, dan ibu saya juga peduli dengan nasib orang seperti Brad di depan masyarakat karena ia jarang punya teman.

Ketika ibu saya mengingatkannya untuk berhati-hati dalam mencari teman dan berteman Brad memberi suatu keterangan yang mengejutkan...ia menjawab pada ibu saya "BUNDA, AKU KENAL BAIK SAMA YANG NGE-BUNUH...TERUS AKU JUGA KENAL SAMA BEBERAPA YANG DIBUNUH..." HUH!!?? Memang saya tidak heran mengingat komunitas gay sangatlah kecil lingkup sosialnya sehingga mereka bisa saling mengenal satu sama lainnya...

Kejadian ini membuat saya lebih sadar akan orang-orang sekitar kita, bahkan orang yang paling kita kenal baik pun memiliki rahasia kelam yang bisa berbahaya dan membahyakan kita maupun orang-orang di sekitar kita...maka bersyukurlah dan berhati-hati dalam berteman maupun memilih teman...

Blog EntryCustomer Tidak Dilayani Dengan Baik-Marahkah?Jul 31, '08 2:05 PM
for everyone
Maaf jika daku telah lama tidak melakukan posting di MP tercinta ini , maklum soalnya internet kebetulan mandeg nggak jelas juntrungannya, dan hasilnya internet seluruh rumah mati sia-sia. Setelah melihat dekoder Wi-Fi di rumah yang berkedip error akhirnya saya menelpon Telkom dengan alasan internet tidak jalan, tapi tahukah apa jawaban mereka? "Kalau kami lihat dari pusat kami tidak ada masalah, mungkin ada belum BAYAR, coba anda bayar lagi. Jika belum cek terlebih dahulu dekodernya dan jika bermasalah silahkan ganti saja dengan yang baru..."

Padahal dekoder itu belum sampai setahun, dan seluruh orang di rumah saya karena memakai laptop memasang Speedy dengan kategori TANPA BATAS alias unlimited karena ada tujuh anggota keluarga dewasa di rumah ini (delapan jika ditambah baby Minka), dan ketujuh-tujuhnya menggunakan laptop (plus kakak saya yang nomor dua dan istrinya yang sering numpang internetan di rumah saya, karena di rumah mereka tidak punya...dengan hasil total sembilan laptop). Internet kami gunakan untuk keperluan kerja, riset, e-mail, chatting, browsing, nge-blog (yang paling aktif ya SAYA), dan (mungkin, salah satu diantara kami) download blue film...yang jelas untuk urusan satu ini bukan saya! Dan setelah cek 'n' ricek tidak ada diantara kami yang download film 'gituan' karena menurut ayah saya "BANYAK VIRUS"...virus macam apakah? Virus virtual yang menyerang komputer atau virus yang menyerang alat kelamin? Saya juga kurang tahu... Bayangkan jika banyak keseharian dan setengah hidup anda (kali aja ada yang begitu) disimpan di dalam internet dan besosialisasi atau berbagi dengan sesama umat manusia (yang merasa monyet hayo angkat tangan!) akan segala hal baik lucu, jelek dan bermanfaat atau urusan kerja tapi tiba-tiba harus berhenti karena hanya bisa dikerjakan melalui internet...repotnya minta ampun!!!

Saya yakin cara pelayanan yang dilakukan pihak produsen dan pemasaran produk jika kurang menyenangkan akan membuat pelanggan atau customer kesal hingga naik darah...itulah yang saya alami. Saya bisa saja seharinya menelpon pihak Telkom Speedy puluhan kali hanya menanyakan apakah sinyal internet saya berjalan dengan baik di kantor pusatnya atau ada masalah disana? Dan jawaban mereka pun beragam, dan jawaban yang ada di ataslah yang bikin marah, muka merah padam, tangan kepal sambil digoyang-goyang plus suara serak menjadi naik nadanya. Akhirnya saking kesal saya meminta karyawan bagian servis mereka untuk datang dan membetulkannya sendiri di rumah. Ketika saya minta mereka datang mereka menjanjikan untuk datang dua hari sesudah menelpon namun ketika saya tagih dua hari sesudahnya mereka menjanjikan lagi minggu depannya...KURANG AJAR! Emang mereka piir saya ini apaan? Akhirnya saya datang ke kantor pusat dan mengadukan masalah internet ini langsung di kantor pusat...akhirnya selesai dengan alasan dan prosedur yang berbelit-belit.

Dan rupanya masalah customer-tidak-dilayani-dengan-baik-oleh-sang-penjual-jasa-dan-produk juga terjadi dengan ayah saya dan BlackBerry (BB) barunya. Iya beli BB paket dengan provider Indosat yang harganya saya nggak tahu berapa, belakangan belum sebulan nomor simcardnya tidak aktif sama sekali tapi di akhir bulan ia ditagih 200ribu rupiah!!! Please deh, orang belum pake juga udah ditagih...dan kamipun datang ke kantor cabangnya di Radio Dalam, setelah komplain selama satu jam akhirnya si BB aktif juga...alasannya? KARENA SAAT INGIN DIAKTIFKAN KAMI TELPON DI RUMAH BAPAK TIDAK ADA, HANYA UNTUK KONFIRMASI DAN JIKA TIDAK DIJAWAB LANGSUNG OLEH BAPAK AKAN KAMI BLOKIR...ya kalau orangnya kerja di luar rumah dan di telponnya hari kerja gimana bisa jawab???

Pokoknya yang jelas pelanggan marah, iya nggak sih? Apa-apa nggak beres...kalo komplain alesannya macem-macem...ada-ada aja....

Kemarin hari Senin tanggal 14 saya dan kedua orang tua saya pergi ke kedutaan Amerika Serikat (AS) untuk meminta perizinan Visa masuk AS untuk saya kuliah, saya berniat untuk kuliah di sana dan kedua orang tua saya berniat untuk mengantar dan membantu saya sesampai di sana. Sebelum saya datang agen sayalah yang lebih dulu mengatur surat izin kedatangan dll, sebelum saya dan orang tua yang masing-masing mewakili diri sendiri di hari H. Sebelumnya saya sudah pernah sendiri meminta permohonan bisa di kedutaan AS untuk Visa turis, dan yang ingin saya ceritakan di Indonesian Community ini adalah ketidak-ramahan petugas atau karyawan-karyawan yang bertugas di sana.

Hari itu saya dan orang tua saya sampai di kedutaan tepat pukul 7 pagi, kami mengantri di depan pagar kedutaan dan seperti yang kita ketahui mobil tidak ada yang boleh parkir atau berhenti lama tepat di depan kedutaan AS. Setelah kami menunggu selama 50 menit akhirnya kami sampai di pintu pagar masuk kedutaan, perasaan kami cukup lega namun saat kami hendak diperiksa sebelum masuk petugas-petugas keamanan yang melayani kami amatlah tidak ramah dan cenderung kasar dalam melayani. Namun itu hanyalah awal, maka bersiaplah jika anda ingin mendengar lanjutannya yang dijamin membuat hati anda miris.

Sesampai di dalam kami mengantri untuk membayar Visa dan memberi formulir pendaftaran Visa yang telah diisi sebelumnya, sebelum kami sampai di loket pembayaran kami terlebih dahulu diperiksa oleh seorang petugas yang mengecek kelengkapan formulir beserta isinya pada saya lalu ayah saya. Petugas yang melayani kami adalah seorang perempuan lokal (tepatnya Indonesia) yang bekerja untuk kedutaan AS, dan dari caranya memeriksa sudah terkesan tidak ramah. Giliran ayah saya diperiksa ia meminta formulir yang telah diisi untuk diperikan pada loket pendaftaran, ayah saya menaruh seluruh formulirnya dalam sebuah folder agar tidak berserakan, mengingat banyaknya jumlah formulir yang harus dibawa lumayan banyak. Belum bergerak sedikitpun si petugas dengan lancangnya berteriak di depan ayah saya "TOLONG DICARI BAPAK! APA TIDAK BISA LEBIH CEPAT SEDIKIT! TOLONG PAK YA!!! BAPAK ITU TIDAK BECUS APA YA UNTUK MENGELUARKAN FORMULIR!!!", dengan marahnya ayah saya kembali membalas "EH, LOE MASIH TINGGAL DI INDONESIA! JAGA MULUT LOE! GUE LEBIH TUA DARIPADA LOE! BISA BAHASA INDONESIA NGGAK??!!", si petugas langsung diam dan akhirnya kami berjalan ke loket 1 tempat pembayaran.

Setelah membayar di loket 1 kami berpindah ke loket 2, sebelum kami sampai di depannya petugas di loket 2 memarahi seorang pelanggan yang sedang mendaftar dengan berteriak melalui speaker "IBU CEPAT MINGGIR YA BANYAK ORANG YANG NGANTRI! HELLO!!!LELET BANGET SIH!!". Tahukah siapa yang diteriaki oleh si petugas loket? Seorang ibu atau lebih tepatnya nenek (karena ia ditemani anaknya yang bisa dibilang cukup tua) yang setelah mendaftar di loket memasukan sebagian dokumen penting lainnya kembali ke dalam folder di meja loket. Saya rasa wajarlah jika seorang ibu tersebut untuk memasukan kembali dokumen-dokumennya untuk keperluan interview karena selain meja loket tidak ada alas lain untuk menyimpan kertas yang begitu banyak berserakan di tangan si ibu tersebut. Dan untuk yang satu ini apakah sopan bagi seorang petugas yang masih berdarah dan (mungkin) berkewarganegaraan Indonesia untuk membentak seorang ibu yang tua renta dengan kata-kata yang tidak senonoh? Dan ibu tersebut-pun jika berjalan harus dituntun anaknya.

Dan sesudah membayar dan memberi formulir pendaftaran Visa saya dan orang tua saya menunggu di pintu masuk selanjutnya, pintu yang satu ini adalah pintu menuju ke tempatinterview permintaan Visa. Di pintu tersebut kami harus menitipkan benda-benda sepertihandphone, benda yang menggunakan baterai, MP3 dan benda yang berisi gas pada petugas , serta kami harus melewati metal detector untuk memastikan tidak ada metal dalam pakaian kami. Petugas keamanan di ruang yang satu ini juga tidak ramah sama sekali, mereka yang merasa berwenang dengan keamanan di kedutaan ini seenaknya berbicara pada pengunjung dengan BAHASA yang KURANG SOPAN, tanpa TATA KRAMA dan TIDAK BERETIKA sama sekali. Saya ingat betul perkataan mereka, salah satunya berbicara seperti ini:

"BAPAK-BAPAK DAN IBU-IBU TOLONG TARUH BARANGNYA DI SINI. BENDA-BENDA SEPERTI HANDPHONE, BER-BATERAI ATAU MENGANDUNG GAS MOHON DITITIPKAN YA---(MENUJU SEORANG PENGUNJUNG PRIA YANG MENURUT SI PETUGAS KURANG MENDENGARKAN)---[SAMBIL MEMEGANG KERAS TANGAN SI PENGUNJUNG DAN SEDIKIT BERBICARA KERAS DI DEPAN PENGUNJUNG ITU] EH PAK DENGERIN! JANGAN BUDEG KALO SAYA BICARA! SAYA NGGAK HARUS TERIAK DI KUPING BAPAK KAN?"

Nah, bagaimana menurut anda? Apakah batas tersebut dianggap sopan dan bertata krama? Jika anda merasa terdidik dan disekolahkan past mengerti mana yang benar maupun salah, apalagi sopan dan tidak sopan. Mengingat pria yang diperlakukan oleh si petugas keamanan tadi juga sudah berumur.

Anehnya, ketika sampai di loket interview dan diwawancarai oleh para petugas ekspatriat dari AS justru para petugas ini saat wawancara sangatlah ramah pada kami sekeluarga. Begitu juga pada petugas ekspatriat lain yang berlalu-lalang di luar ruang interview, bahkan saya sempat diajak berkomunikasi basa-basi dengan seorang dari mereka seperti "mau kuliah dimana?". Melihat perbedaan signifikan ini saya merasa marah dan sakit hati dengan perlakuan para petugas dari negeri sendiri yang bekerja di kedutaan AS, tidak hanya dengan KETIDAK-SOPANAN, KETIDAK-RAMAHAN atau KETIDAK-EDUCATED atau lebih tepat bahasa kasarnya KEKURANG-AJARAN perlakuan para pekerja yang masih bisa dibilang warga Indonesia ini. Setidaknya mereka juga masih tinggal di Indonesia dan sesama wargaINDONESIAmohon bagi petugas yang (mudah-mudahan) membaca untuk sadar diri dan mengerti perasaan para pengunjung kedutaan yang sudah lelah bangun di pagi buta, lelah mengantri dan yang memiliki kehormatan dan martabat yang saya rasa justru lebih tinggi daripada anda para petugas kedutaan AS berwarga negara atau berdarah Indonesia.

Pekerja dalam bidang pelayanan harus melayani pelanggannya dalam menjalankan tugas apapun itu tugas yang mereka lakukan, dan saya harap seharusnya anda mengetahui etika pekerjaan seperti ini. Saya rasa tidak ada alasan bagi anda yang bekerja di kedutaan AS untuk bertindak tidak sopan atau tidak senonoh pada setiap orang dari negeri sendiri, karena seberapapun mahalnya gaji anda dalam bekerja di kedutaan AS atau bekerja dengan negara adidaya/berkuasa seperti AS bisa mengangkat derajat anda jauh lebih tinggi di Indonesia, karena setahu saya (dan sebagian warga negara Indonesia lainnya) Indonesia adalah negara demokratis yang tidak mengenal strata sosial atau membesarkan kedudukan.

Blog EntryInilah Realita!Jul 11, '08 3:17 AM
for everyone
Mungkin sudah dari dulu banyak orang yang ingin menjadi selebriti atau pesohor papan atas karena nama dan wajahnya selalu dikenal, sosok menawan dan kekayaan berlimpah. Menjadi selebriti memang terkesan melengkapi segalanya, tidak heran banyak orang yang selalu mengidolakan artis kesayangannya untuk menjadi panutan sehari-hari baik apa yang dilakukan, dipakai, dibicarakan maupun dikonsumsi oleh sang seleb itu sendiri. Tapi, apakah menjadi selebriti itu selalu menyenangkan dan berdampak baik bagi para penggemar si seleb itu sendiri?

Mungkin anda semua yang membaca tulisan saya ini mengerti apa yang saya maksud (dan saya harap begitu!), bahkan saya sendiri selalu bermimpi untuk menjadi seorang pesohor dunia perfilman seperti Steven Spielberg, Federico Fellini, Quentin Tarantino atau Nia Dinata dan Mira Lesmana. Ya setidaknya begitulah...setiap orang ingin memiliki mimpi dan cita-cita yang luar biasa tinggi boleh-boleh saja bukan?

Dan dengan nama-nama yang saya sebutkan di atas tadi tentunya tidak lupa dengan usaha mereka hingga mencapai puncak karier mereka masing-masing, dan bagaimana mereka mengatasinya. Spielberg mungkin tidak akan menjadi pesohor media perfilman Hollywood jika ia tidak bertemu produser besar yang mau mensponsori proyek anehnya dan ditambah ia tidak diterima di USC (University of Southern California), Fellini mungkin tidak akan cukup terkenal jika filmnya tidak 'unik' dan 'aneh', Tarantino mungkin tidak akan populer jika tidak membuat trademark film gangster-mafia sadis nan sableng, serta Nia Dinata dan Mira Lesmana mungkin karya dan usahanya tidak akan dihargai masyarakat jika mereka terus bergantung menggunakan nama besar ayah mereka yang bisa menjadi beban dan bumerang bagi karier mereka sendiri. Tapi buktinya dengan cita-cita dan impian yang tinggi mereka bisa berhasil seperti sekarang ini, rasanya patut sekali mereka dihargai dengan segala talenta dan kekurangan maupun kelebihan yang mereka miliki serta perjalanan panjang yang mewarnai karier mereka...hasilnya? LUAR BIASA!

Namun jaman dan teknologi semakin maju, dan rupanya sekarang ini menjadi orang terkenal tidaklah harus bertalenta luar biasa menjanjikan maupun memiliki suatu bakat yang istimewa. Dengan munculnya reality show di televisi kita baik buatan dalam negeri maupun Internasional, acara seperti Joe Millionaire, Idol franchises (Indonesian, Asian, American dan versi orisinalnya Pop Idol), Akademi Fantasi, Mamma Mia, The Simple Life, Laguna Beach serta The Hills yang mulai sering menghiasi kotak ajaib di rumah kita. Nama-nama yang biasanya tidak kita kenal sebelumnya seperti Paris Hilton, Nicole Richie, Spencer Pratt dan Heidi Montag secara tiba-tiba menjadi pembicaraan khalayak ramai karena kemunculan mereka dalam reality show seperti The Simple Life dan The Hills, dimana mereka hanya tampil dalam keadaan seadanya sesuai dengan situasi reality show yang ada meskipun situasi tersebut diarahkan dengan adanya skript. Dan paling membuat saya heran adalah apakah benar Paris Hilton dan Spencer Pratt di dunia nyata benar-benar sebodoh yang ditampilkan di TV?

Saya sebenarnya cukup kesal dengan adanya kemunculan reality show di televisi, entah kenapa setiap saya memutar TV dan mengganti saluran TV selalu muncul acara sejenis? Indosiar yang ratingnya mulai menanjak kembali pasca Akademi Fantasi (AF) dengan acara reality talent show seperti Mamma Mia serta acara-acara senada yang menurut saya benar-benar merusak citra televisi kita. Sebegitu tingginya rating acara senada membuat para produser semakin gencar menayangkannya, jenuh? Tentu saja! Dan dampak yang lebih parahnya lagi acara seperti ini dibuat versi anak-anaknya yaitu Idola Cilik, yang menampilkan anak-anak dibawah umur untuk bernyanyi dan tampil layaknya orang dewasa.

Hasilnya, para manusia untalented jebolan reality show itu setelah terkenal menjadi besar kepala tidak terkendali, yang mungkin hasil dari terkenal mendadaknya dari titik nol dimana ia bukan siapa-siapa dan keesokan harinya menjadi pusat perhatian banyak orang. Seperti Spencer Pratt atau dari Indonesia seperti Januarisman alias Aris misalnya, Aris bukanlah siapa-siapa sebelum mengikuti audisi Indonesian Idol namun setelah tayangan audisi dan mulai memasuki babak finalis Aris rupanya semakin besar kepala dengan talentanya tersebut (dan ditambah pujian yang dilayangkan para juri yang nyaris tanpa cela). Bayangkan saja apa yang dialami Aris memang luar biasa untuknya, dari penyanyi jalanan secara semalam menjadi seorang superstar. Isu besar kepala Aris juga saya dengar dari orang-orang dalam Idol yang menjadi saksi bisu kalau Aris kerap kali berlebihan akan talentanya, beruntung belakangan Aris mulai sadar diri ketika di suatu babak ia masuk tiga terbawah. Lalu dengan Spencer Pratt? The UnknownUntalented Man jebolan The Hills ini mengesalkan luar biasa, selain beradu mulut dengan David Letterman di The David Letterman Show ia juga dengan sombongnya memamerkan penghasilannya selama ini, hasil kebodohannya dari acara The Hills dan kedatangannya di acara besar tertentu dimana ia dibayar puluhan hingga ratusan ribu dollar.

Kesimpulannya, reality show tidaklah berguna besar. Mengapa? Karena memamerkan gaya hidup dan penggambaran keseharian yang luar biasa negatif untuk dikonsumsi banyak orang, serta mempengaruhi para generasi muda sekarang ini. Saya heran mengapa teman-teman sekolah saya ingan menjadi seperti Heidi Montag atau Paris Hilton dengan mengikuti gaya hidup dan bicaranya, serta apa yang digunakan si selebriti di majalah sampai mereka mau membelinya. Membeli pakaian mahal serta tas ataupun ke pesta-pesta di beberapa klub di ibukota meskipun usia mereka masih dibawah umur (ada lho adik kelas saya yang berusia 13 tahun!), serta mengikuti gaya hidup bebas seperti seks dan alkohol yang sudah pasti menjadi bukan rahasia lagi (karena saya tahu siapa saja mereka yang pernah mengalaminya). Sungguh memprihatinkan, gadis semuda dia (13 tahun) mengalami semua lebih cepat yang bahkan belum saya alami sama sekali!

Namun tidak semua reality show berpengaruh besar dalam kehidupan nafsu duniawi seperti itu, acara reality lain yang luar biasa mengetuk hati rupanya juga mulai banyak menghiasi acara televisi kita. Acara-acara buatan Helmy Yahya (saya lupa judulnya!), Jalinan Kasih, Extreme Makeover: Home Edition hingga yang mengesalkan-namun-menghibur Nanny 911 berhasil membuat saya menangis bombay. Acara-acara seperti ini rupanya bisa membuat kita sadar dan membuka mata hati kita akan banyaknya orang yang tidak seberuntung kita dan pertolongan sekecil apapun (atau besar, seperti renovasi rumah kecil) rupanya sudah menjadi hal yang sangat mereka syukuri seumur hidup mereka, dan membuat kita berpikir dan memposisikan diri kita sebagai mereka. Serta Nanny 911 yang membuat saya bersyukur akan kebersamaan serta kekeluargaan yang tertata harmonis, melihat bagaiman kehidupan rumah tangga yang sudah diambang pintu menjadi terjalin kembali dengan kebersamaan yang terjalin dalam sebuah keluarga.

Lepas dari semua yang saya jelaskan di atas kita kembali ke pertanaan awal, apakah menjadi selebriti itu selalu menyenangkan dan berdampak baik pada para penggemar si seleb itu sendiri? Tentunya tidaklah selalu menyenangkan, mungkin diantara mereka ada yang luar biasa senang namn di balik topeng sang penghibur mungkin dunianya luar biasa gelap dan beresiko untuk dirinya dan orang disekitarnya yang menjadikan dirinya sebagai panutan. papun yang terjadi mungkin tidak selamanya salah sang bintang yang menjadi contoh, namun kesadaran kita sendiri dalam membentengi diri dalam iman, nafsu dunia dan akhirat.

Blog EntryResep CimolJul 7, '08 11:29 AM
for everyone
Buat yang kangen sama jajanan jaman sekolah dulu ini ada resep cimol yang didapat dari internet, bisa digunakan sebagai alternatif yang lebih sehat untuk anak atau adik maupun keponakan yang sering jajan di luar rumah. Resep sudah diuji coba di dapur redaksi FANISA  dan berhasil luar biasa...mudah-mudahan bermanfaat.

Cimol

225 gr tepung sagu
1 btr telur
1 btg daun bawang, iris halus
1/4 sdt lada
1 sdt garam
100 ml air
Minyak goreng
Saus:
2 sdm saus tomat
1 sdm saus cabai
150 ml air
1 sdt tepung maizena, larutkan
1/4 sdt garam
1 sdt gula pasir

Campur tepung sagu, telur, lada dan garam hingga rata, tuang air sedikit demi sedikit sambil diaduk, masukkan daun bawang, ratakan.
Panaskan minyak, ambil sedikit adonan pulung bentuk bulat, goreng hingga matang, angkat, tiriskan.
Buat saus: masak saus tomat, saus cabai, air, garam dan gula pasir hingga mendidih, masukkan larutan maizena, aduk sebentar, angkat.
Sajikan cimol dengan sausnya.

Untuk 6 orang


(Resep diambil dari ResepSedap)


Blog EntryMenjaga Kesehatan Itu Perlu!Jul 7, '08 11:23 AM
for everyone
Setelah sekian lama hibernasi dari dunia maya yang juga disebabkan oleh pemadaman listrik giliran akhirnya MP tercinta ini bisa dibuka kembali juga, belum ada bahan pembicaraan yang baru mungkin hal kecil yang satu ini bisa menjadi bahan tulisan yang bermanfaat bagi kita semua.

Adakah yang mengalami masalah dengan berat badan? Seperti saya misalnya, saya nyaris mengalami obesitas berdasarkan timbangan yang berdasar kamus BMI (Body Mass Index). Dalam BMI kategori berat badan berdasarkan dari berat badan yang kurang, cukup, terlalu berat dan obesitas, dan timbangan saya saat ini adalah terlalu berat. Mungkin bagi anda di luar sana terserah mau bermukim di mana merasa kalau menurunkan berat badan itu amatlah susah rupanya tidak juga buat saya...tahukah anda selama sebulan ini beratku turun dari 72kg menjadi 63kg? Lumayan bukan?

Tidak ada salahnya kita menjaga tubuh agar tetap sehat, karena kesehatan merupakan aset terpenting yang dimiliki uman manusia. Berat jadi turun dalam sebulan ini karena ikut fitnes di fitness center dan diawasi oleh personal trainer, tapi percuma rasanya kalau dengan personal trainer dari kita sendiri tidak ada motivasi dan niat yang tulus untuk sehat. Sebenarnya saya sendiri memerhatikan kesehatan karena belakangan disuruh kontrol kesehatan baik dari tensi, gula darah dan jantung sebelum berangkat ke Amerika September nanti, karena biaya urusan kesehatan di Amerika mahal sekali!

Menurut teman saya yang beratnya lebih cepat menyusut daripada saya (dan tanpa jasa fitnes center) tiap bulannya kunci dari keberhasilan sehat itu sendiri dalam menurunkan berat badan adalah makan yang teratur (dan diatur seperti mengganti camilan dengan buah dan kacang-kacangan berprotein tinggi), olah raga yang teratur 3-4 kali seminggu dan komitmen yang tinggi. Tanpa tiga yang disebutkan tadi hasilnya sia-sia. Kalau saya berat turun mengikuti langkah teman tadi dengan mengurangi jumlah asupan karbohidrat tubuh, jika perlu ganti dengan beras merah atau jagung atau jika lebih iperlukan ganti sebagian besar asupan karbohidrat dengan protein (kedelai seperti tahu-tempe, atau daging), namun juga melakukan kardio (bisa lari pagi di luar rumah, atau dengan mesin kardio) sambil membuang 1000 kalori setiap harinya plus jangan lupa asupan vitamin agar tidak lemas serta perbanyaklah minum air putih karena mineralnya bagus untuk mengganti cairan tubuh kita.

Setelah berat turun hasilnya tidur yang dulunya jam 2 pagi menjadi kurang lebih jam 10-12 malam (dan ditambah tidur siang dengan total 9 jam sehari), makan lebih dijaga dan asma yang biasanya datang tiap tengah malam berkurang, serta tensi darah yang lebih terjaga...

Dan siapa bilang kalau makanan diet itu selalu nggak enak? Kalau mau ni saya kasih resepnya...contoh:

Pagi
Satu/dua buah pisang
Satu apel
Segelas susu non-fat
Teh/kopi (kalau bisa rendah gula)
Satu slice roti gandum *optional, mengganti pisang*

Siang
Beras merah/Jagung kukus/kentang kukus
Sayuran kukus tanpa bumbu, bisa juga lalapan
Daging (sapi, ayam atau ikan) tanpa minyak/lemak
Banyak air putih

Camilan Sore
Kacang-kacangan segenggam tangan, boleh kacang tanah atau almond kecuali mede*optional*
Buah-buahan asam seperti strawberry, kiwi, dll *optional*
Buah-buahan berserat*Optional*
Yoghurt low-fat, dianjurkan yang tidak terlalu manis seperti Activia

Malam
*Tanpa karbohidrat*
Perbanyak protein sebagai pengganti karbohidrat
Sayur & buah-buahan

Nah silahkan coba, tapi jangan lupa olahraganya yang teratur...tanpa fitnes centerpun pasti bisa!!! Selamat mencoba!!

Jika anda suka berlibur atau ingin berlibur ke Amerika Tengah-Selatan atau beberapa negara di benua Afrika berhati-hatilah dengan yang satu ini, karena anda bisa saja mendapatkan souvenir yang bersarang di tubuh anda. Gw baru liat di YouTube dan banyak video yang memperlihatkan ini... Cacing belatung hidup bersarang di tubuh manusia! Percaya atau tidak terserah tapi saran gw sih...PERCAYALAH! Horror kalau bisa dapat cacing sebesar jari kelingking kaki, belatung pula! Silahkan lihat videonya di sini.

Botfly Larvae adalah semacam parasit yang bisa hidup di dalam tubuh manusia dari lalat dan nyamuk, parasit yang tinggal di tubuh tersebut disebut Myiasis. Myiasis menelurkan telurnya ke tubuh kita dan telurnya bersarang dan tumbuh sebagai cacing belatung sebelum menetas menjadi nyamuk atau lalat.

Gejala yang ditimbulkan pada saat pertama telur disimpan mungkin pada awalnya tidak terlalu terasa, namun selang beberapa hari atau minggu kemudian bagian tubuh dan kulit yang terkena gigitan atau tempat telur bersarang akan terasa gatal, memerah (tergantung) dan sakit, ditambah dengan semacam benjolan (tergantung) dan lubang yang lumayan besar berisi belatung di dalamnya, dan tekadang berdarah hingga bernanah. Bisa saja untuk beberapa orang awam tidak tahu akan penyakit ini, dan jika timbul gejala seperti ini ada baiknya untuk dibawa langsung ke dokter untuk penanganan lebih baik sebelum timbul infeksi yang lebih buruk.

Untuk langkah pengobatan awal sebelum ke dokter yang bisa dilakukan dan digunakan adalah:
  • Gunakan alkohol pada luka yang ada, untuk mengurangi gejala infeksi dengan kapas.
  • Tutup luka yang ada dengan plester kedap udara, untuk menutup lubang udara karena cacing belatung yang ada sering mencari oksigen di lubang.
  • Gunakan Petroleum Jelly semacam Vaseline untuk menutup lubang dengan cara mengolesi Vaseline di sekitar lubang, cara ini dipercaya bisa mempermudah pengeluaran cacing di dalam.
  • Secara standar, bisa didiamkan saja karena akan mati dengan sendirinya, namun cara ini kerap kali dianggap kurang aman bagi para penderita karena kerap terasa gatal dan bisa menimbulkan infeksi.
Jika ingin melakukan pengobatan sendiri bisa dilakukan dengan cara berikut:
  • Siapkan Vaseline, alkohol, pinset, kapas, kassa dan plester,
  • Bersihkan luka yang ada dengan kapas dan alkohol,
  • Olesi lubang dan sekitarnya dengan Vaseline, tunggu hingga kepala cacing muncul ke lubang,
  • Tarik dengan piset perlahan, jangan hingga terpotong/tertinggal setengah di dalam karena bisa berbayaha dan menyebabkan infeksi,
  • Bersihkan lagi sisa luka dengan alkohol, keluarkan nanah hingga muncul darah,
  • Tutup luka dengan plester.
Cara diatas sebaiknya jangan dilakukan jika tidak terlalu terpaksa, lebih baik dibawa ke dokter untuk dikeluarkan agar tidak terjadi lah-hal yang tidak diinginkan.

Botfly Larvae bisa ditemukan dan didapat di:
Brazil, Belize, Chile, Amerika Serikat, Mexico, Honduras, Republik Dominika, Peru, Argentina, dan beberapa negara di Afrika.

Kemungkinan beberapa negara di atas hanya sebagian, sebab pernah ditemukan satu kasus di Phillipina, bisa saja ada di Indonesia. Semoga bisa menambah informasi...

Blog EntryAda apa dengan Multiply Premium?Jun 26, '08 11:55 AM
for everyone
Tadi pas betulin tags di MP tersayang ini gw cek di bagian video ada sesuatu yang ganjil, ada yang liat nggak di halaman video masing-masing??? Kayak gini nih tulisannya, pas di bawah kotak video:

Access to original expires in 29 days. Save it - Upgrade to Multiply Premium.

Dan isinya bisa dilihat di link ini. Isinya menulis kalau jika kita nggak upgrade dan download program seharga $19.95 ini video akan hilang, termasuk video yang kita update sendiri. Jadi yang gw masukin sia-sia dong! Rese juga nih MP, mana programnya mahal dan cuma bertahan setahun lagi! Ada yang tau nggak kenapa sih? Tapi sebagian video sih enggak...

Adakah sebagian dari anda penggemar komik superhero Gundala? Jika ya mungkin anda akan heboh dengan berita yang satu ini. Namun bagi anda yang belum tahu siapa itu Gundala maka bacalah asal-usulnya di bawah ini...

Ini adalah kutipan asal-usul Gundala yang dikutip dari Wikipedia.com:

Seorang peneliti jenius bernama Sancaka menemukan serum anti petir. Tenggelam dalam ambisinya sebagai seorang ilmuwan, dia melupakan hari ulang tahun Minarti, kekasihnya, yang berakibat putusnya hubungan mereka. Sancaka yang patah hati berlari dengan hati galau di tengah hujan deras. Tiba-tiba sebuah petir menyambarnya. Dalam keadaan koma ia ditarik oleh suatu kekuatan dari planet lain dan diangkat anak oleh raja Kerajaan Petir yang bergelar Kaisar Kronz, sekaligus diberkati kemampuan super yaitu bisa memancarkan geledek dari telapak tangannya. Raja Taifun dari kerajaan Bayu memberinya kekuatan lari secepat angin.

Sejak itulah, di waktu-waktu tertentu, ia tampil sebagai jagoan penumpas kejahatan berpakaian hitam ketat dengan sepatu dan cawat berwarna merah. Wajahnya tertutup topeng, hanya tampak mata dan mulutnya, di sisi topengnya terdapat hiasan seperti sayap burung. Ia adalah kawan mereka yang lemah dan musuh bagi para pencoleng.

Gundala adalah komik superhero Indonesia karya komikus senior Hasmi, yang muncul edisi perdananya pada tahun 1969 dan dibuat filmnya pada tahun 1982. Sebagai tambahan, kostum Gundala sangatlah terkenal dengan trade-marknya yang sedikit meniru Captain America/Flash, bedanya Kapten yang satu ini dari Jogja. 

Dan setelah sekian lama tidak terdengar kabar akan Gundala akhirnya muncul kabar baru yang baru aja gw baca dari majalah film Cinemags terbaru, di kolom pembaca muncul attached gambar poster film Gundala dan link websitenya dari seorang pembaca seperti ini:

Official Website bisa dikunjungi di SINI

Sejauh ini belum ada kabar mengenai keberadaan film yang akan release tahun depan ini, ataupun siapa pemain, sutradara dan penulis skenario secara resmi. Namun keberadaan official website untuk film ini kesannya sudah memberi kesan otentik keaslian isu akan digarapnya (atau sudah digarap) film ini, meskipun saat dibuka cuma ada tag line film dan waktu release aja...

Yang jelas filmnya harus bagus dan nggak mengecewakan para moviegoers Indonesia, lestarikan perfilman kita agar semakin beragam. Mudah-mudahan hasilnya keren dan nggak se-cemen film Cicak-Man buatan Malaysia itu. Kalau Malaysia punya Cicak-Man kita punya Gundala yang dari segi teaser poster saja sudah keren, nggak kayak Cicak-Man yang katrok kampungan abis itu...


Blog EntryNokia N95 versi fiktif!!! NCKIA...Jun 18, '08 2:55 PM
for everyone
Di saat gw mendambakan Hp baru yang justru anehnya sekarang gw males ganti Hp, Nokia N95 tentunya sudah menjadi Hp yang didambakan siapa saja bagi para pecinta gadget dimanapun. Nah, tahukah anda jika ingin mendapatkan Hp impian macam N95 yang harganya cukup menguras tabungan rupanya tidaklah begitu mahal lagi? Ya! Caranya dengan membeli Hp Nckia N95...terus apa bedanya dengan Nokia N95? Lihat saja dari mereknya!!!

Nckia adalah ponsel plagiator buatan China dengan harga yang luar biasa murah ketimbang versi orisinalnya, jika harga Nokia N95 bisa mencapai Rp 3.5-4.5 jt justru Nckia menawarkannya dengan harga Rp 1.950.000 saja! Lumayan untuk orang yang awam Hp tapi pengen gaya, soalnya kan kalo gw liat anak-anak sekolah jaman sekarang pengennya Hp baru karena masih baru dan modelnya keren, bisa rekam suara dan bisa foto *hahahaha!!!*. Gw aja Hp masih Motorola L6i yang dibawah sejuta itu...soalnya tipis! Yang mau beli baru lagi mikir mau HTC apa iPhone? Beli di sini apa di Amrik aja? Kalaupun iPhone seri barunya mau keluar Juli nanti...lebih murah pula! Kemarin pas jalan-jalan di Amrik 'nyaris' beli iPhone yang memory 16GB dengan harga $499 (sama yang 8GB bedanya $399), cuma baru liat di website Apple.com kalo yang versi baru harganya lebih murah...$199!!!

Kembali ke Nckia...rupanya China itu nggak ada matinya ya dalam urusan menjiplak maupun membajak, selain N95 rupanya masih banyak Hp Nokia lain yang model luar (dan namanya) dibajak pula. Jadi ingat sama iPod bajakan buatan China itu...yang scroll-nya nggak jalan ...iPod bajakan itu juga gw taunya waktu jalan-jalan di Beijing bareng temen, si Gilang beli harganya sekitar 50-100 Yuan! Selain Nckia ada juga Suny Erricsn...

Kalau dilihat dari fiturnya Hp buatan China rata-rata isinya sama semua, software-nya satu sama lain nyaris nggak ada bedanya kerna dibuat dari program yang sama. Lihat saja kalau ada yang punya HP Nexian dan HiTech (HP yang ada TVnya itu lho...) luarnya aja beda tapi fiturnya sama, mungkin HiTech bedanya ada TV Tuner, sama juka kayak K-Touch maupun VirtuV, Hp plagiat cellphone termahal dunia...yakni Vertu.

Berikut adalah sekian banyak daftar Hp China yang masuk Indonesia belakangan ini:
  1. Beyond : B505, B610
  2. CECT : C600, Q380, 9898, 988, N98, T660, T888, B889, S500, T689
  3. Coolpad : N77 GSM+GSM, 800 TV Phone, 288 GSM+GSM, 288 GSM+CDMA, 529, 728
  4. Daxian : C816, C618
  5. D-One : DG 289, DG 388, DG 398, DGI 78, DMI 89
  6. EastCom : EX1008, EX369
  7. Haier : D1000 CDMA, D1200 CDMA, D1600 CDMA, P5, P6, P7, V160, V190, V1000, V2000, V6000, V6100, Z1600, Z8000, C230, F1100, A600, M80, N60
  8. HiSense : C127, C389, D806
  9. Hi-Tech : H31, H38, H382, H39
  10. Huawei : C2601, C2801, C218, U550, U121, U120
  11. Konka : KC66, KC101
  12. KOZI : CG-001
  13. K-Touch : B830, B832, A615, A650, A691, A905, A933, V908
  14. MICXON : MTV800, M88, S600
  15. MITO : Coolpad 288, 288 GG
  16. My G