Moral menurut saya sih bisa berbeda tergantung dari pembaca, karena kesimpulan saya kalau nulis essay begitu. Menurut teman saya itu tentang revenge...balas dendam, tapi untuk saya itu adalah evaluasi kesalahan di masa lampau dan memperbaikinya agar tidak terjadi di masa depan, kalau dilihat lebih dalam lagi ceritanya memang mendasar pada balas dendam dan kekuasaan karena kekuatan yang melebihi orang lain (seperti karakter Oyster misalnya), dan berujung mencari kasih sayang karena kehilangan orang terdekat (karakter Helen-Carl). Ya macam pesannya si Uncle Ben-nya Spider-Man itu...From great power comes great responsibilities, jangan menyalahgunakan kelebihan dan jangan melawan takdir yang ada.
Mungkin novel ini lebih ke ceritanya untuk pembaca, untuk moral dalam karya Palahniuk saya lebih merasa dalam Fight Club, dimana nafsu duniawi dan materialisme tidak akan bisa memenuhi hasrat dan kebahagiaan kita...terimalah apa adanya.
Aduh Bang jadi bingung kadang kalau ditanya soal moral, jadi ingat di kelas sastra "Apa moral dari novel Perfume?" jawabannya satu sama lain di kelas macam-macam...tapi itulah, setiap pembaca menilik dari sudut pandang yang berbeda, bahkan Mark David Chapman memiliki sudut pandang berbeda dalam menangkap moral The Catcher In The Rye sampai ia terinspirasi dan membunuh John Lennon...